“Tetaplah berdoa” (1 Tesalonika 5:17) Manusia merupakan mahkluk sosial yang membutuhkan manusia lain untuk bersosial dalam bentuk interaksi maupun komunikasi. Hubungan antar manusia akan berlangsung secara baik jika komunikasi dapat berjalan dengan baik. Contoh saja, keluarga akan menjadi harmonis jika komunikasi yang dilakukan orang tua dengan anak berlangsung baik. Entah saat menghadapi permasalahan ataupun dalam…
Category: Renungan
SRHI 24 JAN 23 – MENGANDALKAN TUHAN DALAM SEGALA KEADAAN
“Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu berlimpah dengan syukur.” (Kol. 2: 7) Untuk tanaman, akar dan batang merupakan bagian dari tanaman yang memiliki tugas dan fungsi sangat vital. Akar berfungsi untuk mencari sari-sari makanan, menyimpannya dan menyalurkannya…
SRHI 23 JAN 23 – HIDUP MENGANDALKAN TUHAN
“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN” (Yer. 17: 7) Ada beberapa orang percaya yang memiliki sifat kurang tepat dalam hidupnya. Apa itu? Ketika mereka dalam keadaan aman dan serba berkecukupan, mereka hidup dengan sesuka hatinya. Apa yang dikehendaki dilaksanakan seolah hidupnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan Sang Pencipta. Tetapi ketika…
SRHI 21 JAN 23 – PERUBAHAN MANUSIA LAMA MENJADI MANUSIA BARU
“Kata-Nya lagi: “Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya” (Efesus 4:23-24) Awalnya kita hidup dalam dosa yang terikat dengan maut. Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah hidup kita. Namun kasih Tuhan yang Mahabesar, kita diubahkan setelah…
SRHI 20 JAN 23 – PEMBAHARUAN HATI DAN PIKIRAN (Markus 7:9-23)
“Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”” (Markus 7:20-23) Kita patut mengucap syukur kepada Tuhan, karena Tuhan memberikan…
SRHI 19 JAN 23 – IMAN YANG MATANG
“Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: ‘Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kau tantang itu’.” (1 Sam.17:45) Pembaharuan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia, tanpa pembaharuan manusia akan menjadi staknan dan tidak dapat bertumbuh. Seperti halnya anak-anak,…
SRHI 18 JAN 23 – SEMANGAT DALAM IMAN
“Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!” (2 Taw. 15: 7) Dalam sebuah perlombaan lari, seorang atlet harus memenuhi kriteria untuk dapat mengikuti perlombaan. Kriteria-kriteria tersebut antara lain memakai sepatu lari, memakai kaos dengan identitas diri dan sehat secara jasmani. Namun kriteria-kriteria tersebut tidak cukup untuk menjadikan juara, jika…
SRHI 17 JAN 23 – PERUBAHAN MULAI DARI DIRI SENDIRI
“Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya dan menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Ia memperbaharui mezbah TUHAN yang ada di depan balai Bait Suci TUHAN.” (2 Taw. 15: 8) Beberapa orangtua mengeluhkan sikap dan…
SRHI 16 JAN 23 – PERUBAHAN HIDUP KARENA KRISTUS
“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna.” (Rm. 12: 2) Perubahan adalah suatu yang pasti terjadi dalam hal apa saja. Justru jika tidak terjadi berubah berarti sesuatu itu tidak bertumbuh, tidak mengalami kemajuan….
SRHI 14 JAN 23 – IMAN YANG KOKOH
“Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu” (Yesaya 2:11 17) Memiliki iman yang kokoh apabila kesalehan yang kita miliki dapat dipancarkan dari kebenaran dalam hidup. Kehidupan yang dilakukan seturut dengan kepribadian Allah. Iman tidak hanya kita percaya tetapi dinyatakan dalam kehidupan…










