SRHI 17 JAN 23 – PERUBAHAN MULAI DARI DIRI SENDIRI

“Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya dan menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Ia memperbaharui mezbah TUHAN yang ada di depan balai Bait Suci TUHAN.”
(2 Taw. 15: 8)

Beberapa orangtua mengeluhkan sikap dan tindakan anak-anaknya yang kurang baik, misalnya: malas belajar, malas pergi ke gereja, lebih senang memegang HP sehari-harian dibandingkan dengan belajar. Ketika diingatkan, anak-anaknya mengatakan balik ayah dan ibunya juga mainan HP sehari-harian. Ini adalah kondisi yang mungkin dialami juga oleh beberapa orangtua pada masa sekarang ini.

Ayat nats hari ini merupakan satu ayat yang menginspirasi kita apakah yang harus kita lakukan sebelum kita melakukan pembaharuan di sekitar lingkungan kita. Lihatlah hal-hal yang dilakukan raja Asa, raja ketiga dari kerajaan selatan (Kerajaan Yehuda), setelah mendengar nubuat yang diucapkan oleh Nabi Azarya bin Oded. Yang Asa lakukan adalah :

  1. Menguatkan hatinya.
  2. Menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungn Efraim.
  3. Memperbaharui mezbah TUHAN yang ada di depan balai Bait Suci TUHAN.

Asa melakukan terlebih dahulu hal yang tepat dalam pembaharuan yang dilakukannya yaitu menguatkan hatinya. Ini berarti sebelum mendengarkan nubuat nabi Azarya, Asa masih rsgu-ragu atau kalau boleh dikatakan lemah hatinya untuk melakukan ide pembaharuan yang ada dalam pikirannya. Tetapi hatinya menjadi kuat setelah mendengar nubuat itu. Rupanya nubuat nabi Azarya terlebih dahulu mengubah hatinya sebelum ia melakukan pembaharuan besar-besaran dalam pemerintahannya.

Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, apa yang dilakukan Asa dapat menjadi teladan baik bagi kita dalam menjalani kehidupan ini, kita harus berubah terlebih dahulu jika kita menghendaki perubahan terjadi pada diri orang-orang di sekitar kita. Orang di sekitar kita tidak akan mencibir atas ajakan kita untuk berubah karena kita telah terlebih dahulu memulainya. Kita bisa menjadi suri tauladan bagi mereka, dan kita pun tidak ragu dalam menyampaikan ajakan perubahan kepada mereka. Selamat melakukan pembaharuan dimulai dari diri sendiri. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI17012023)
Pokok Doa:

  1. Pemerintah Indonesia diberikan hikmat dalam setiap pengambilan keputusan terkait perekonomian, sehingga dapat mensejahterakan rakyat;
  2. Doakan Gembala Sidang dan keluarga, asisten Gembala Sidang dan keluarga, Pendeta Emeritus dan keluarga, diakon-diakon dan keluarga dalam pelayanannya serta diberikan Kesehatan;
  3. Doakan untuk para lansia di GBIK, agar selalu diberi Kesehatan dan hidup menikmati bimbingan Roh Kudus.

Pokok Doa Cabang Sekadau, Kalimantan Barat

  • Doakan ada kelas baptisan kepada 3 orang yang akan mulai pada bulan Januari 2023;
  • Doakan usaha penjangkauan dan pelayanan kepada anggota Jemaat yang sudah lama tidak ke gereja agar bisa kembali kebaktian ke gereja;
  • Doakan rencana membangun kolam baptisan. (Menggerakan anggota Jemaat untuk buat janji iman pengumpulan dana).