SRHI 23 JAN 23 – HIDUP MENGANDALKAN TUHAN

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN”
(Yer. 17: 7)

Ada beberapa orang percaya yang memiliki sifat kurang tepat dalam hidupnya. Apa itu? Ketika mereka dalam keadaan aman dan serba berkecukupan, mereka hidup dengan sesuka hatinya. Apa yang dikehendaki dilaksanakan seolah hidupnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan Sang Pencipta. Tetapi ketika mereka jatuh dalam berbagai pencobaan, mereka baru teringat Tuhan dan mencari Dia dengan sungguh-sungguh. Apakah ini yang disebut orang percaya mengandalkan Tuhan?

Dalam ayat nats hari ini, disebutkan dengan gamblang bahwa orang yang mengandalkan Tuhan akan diberkati Tuhan. Tetapi kita harus memahami dahulu bagaiamanakah sikap dan perilaku orang yang mengandalkan Tuhan itu? Ayat nats jelas mengatakan bahwa orang yang mengandalkan Tuhan itu adalah orang yang menaruh harapannya  pada Tuhan. Artinya segala keinginan dan harapan sepenuhnya diserahkan di depan kasih dan kuasa Tuhan. Dalam kenyataannya banyak anak Tuhan yang katanya mengandalkan Tuhan tetapi masih sering menomorsatukan logika dan pikiran semata.

Dalam istilah lain yang tertulis dalam kitab Tawarikh adalah BERSUNGGUH HATI KEPADA TUHAN seperti khotbah hari minggu kemarin (2 Tawarikh 16: 9). Orang bersungguh hati artinya tidak main-main dengan Tuhan, tidak menduakan Tuhan dan percaya penuh kepada-Nya, sehingga memercayakan hidupnya kepada Tuhan. Orang yang memercayakan hidupnya kepada Tuhan bukan sekedar percaya kepada Tuhan, tetapi menyerahkan hidup sepenuhnya dalam bimbingan Tuhan.

Mengandalkan Tuhan adalah kebalikan dari mengandalkan kekuatannya sendiri, di mana yang satu ini harus kita tinggalkan. Mengapa harus ditinggalkan? Yeremia 17: 5 mengatakan: “Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!” Begitu berat akibat yang harus diterima orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri yakni DIKUTUK OLEH TUHAN. Rasanya tidak ada orang yang mau mendapatkan hal itu.

Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, pilihan ada pada kita, dan pilihan itu menentukan apa yang akan kita dapatkan. Mengandalkan Tuhan akan diberkati, tetapi mengandalkan diri sendiri akan dikutuk. Tuhan Yesus memberkati kita semua, Amin.
(RI23012023)Pokok Doa:

  1. Doakan GBIK dalam menjalankan Visi dan Misi nya, Tuhan pimpin dalam pelasanaannya dan dapat berjalan dengan baik;
  2. Doakan untuk para pemimpin bangsa Indonesia dari tingkat Legeslatif, Eksekutif dan Yudikatif, hingga RT diberi hikmat kebijaksanaan dalam setiap mengambil keputusan dan menjalankan tugas – tugasnya dengan baik dan takut akan Tuhan;
  3. Doakan pertumbuhan Iman para anggota Gereja yang saat ini sulit dijangkau karena keterbatasan sarana dan prasarana.

Pokok Doa Cabang MARGA MULYA, Bengkayang, Kalimantan Barat

  • Mengucap syukur atas Perayaan & Ibadah Natal Umum pada tanggal 18 Desember 2022 hadiri 184 orang;
  • Mengucapkan Syukur atas terlasannya Ibadah Raya Natal pada tangga 25 Desember 2022 dan dihadiri 90 jemaat;
  • Mengucap syukur terlaksananya Kunjungan natal ke semua rumah jemaat;
  • Doakan rencana gereja mengadakan program Membaca Seluruh Alkitab dalam 1 tahun;
  • Doakan untuk pembangunan tempat parkir.