“Jawabnya: ‘Tidak ada, Tuhan.’ lalu kata Yesus: ‘Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.’” (Yohanes 8:11) Berdosa adalah sebuah status yang didapatkan manusia ketika ia melakukan sebuah kesalahan yang menyalahi aturan norma masyarakat, agama dan Kitab Suci. Status ini diperoleh akibat manusia tidak berlaku sesuai dengan apa yang…
Category: Renungan
SRHI 7 FEB 23 – MEMBENCI DOSA, MENGASIHI ORANG BERDOSA
“Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.” (Luk. 19: 10) Mendengar dan melihat hiruk pikuknya orang-orang di jagad raya maupun jagad maya ini, kita disuguhkan perilaku-perilaku yang baik dan tidak baik. Pada umumnya mereka melakukan sesuatu didasarkan atas nilai-nilai yang sudah tertanam dalam dirinya. Tidak kita pungkiri ada orang sangat benci dengan…
SRHI 6 FEB 23 – TUHAN MENGASIHI ORANG BERDOSA
“Bagi Dia yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh karena darah-Nya, dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan.” (Why. 1: 5b-6a) Jika kita melihat diri dengan jujur maka akan kita temukan bahwa diri ini adalah orang yang berdosa dan penuh dengan kekurangan. Benar apa yang dinyatakan dalam Alkitab, “Tidak…
SRHI 4 FEB 23 – ORANG BIJAKSANA MENDENGAR DAN MELAKUKAN
“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.” (Matius 7:24) Sebelum mendirikan rumah, para sarjana Sipil akan melakukan perencanaan dengan menghitung kekuatan pondasi rumah tersebut yang akan dibangun. Dasar perhitungan didapat dari badan Meteorologi dan Geofisika. Dengan perhitungan yang teliti dan ketaatan pada…
SRHI 2 FEB 23 – TUHAN YANG MEMAMPUKAN
“Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN…
SRHI 1 FEB 23 – JANGAN MENGANDALKAN PENGERTIANMU SENDIRI
“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” (Amsal 3:5) Pernahkan saudara mendengar sebuah agama baru yang saat ini sedang berkembang bernama Googlisme? Googlisme adalah sebuah agama yang diciptakan oleh Matt MacPherson yang menyembah mesin pencarian google. Penganut Googlisme ini menganggap bahwa google paling mendekati Tuhan. Menurut penganutnya salah satu hal…
SRHI 31 JAN 23 – MENJADI LEBIH BERHIKMAT/ BIJAKSANA
“Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.” (Mzm. 119: 98) Pada masa sekarang ini, karena perkembangan dunia medsos (media sosial) yang begitu gencar dan cepat sekali menyebabkan begitu mudahnya kita mendapatkan akses apapun juga yang kita ingin ketahui. Hal ini pada satu segi sangat menguntungkan karena dalam hitungan menit…
SRHI 28 JAN 23 – CARILAH DAN UTAMAKAN TUHAN
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33) Tidak ada seorang pun yang hidup di dunia tidak pernah merasa khawatir. Khawatir itu timbul dari rasa gelisah, cemas, takut, suatu hal yang belum diketahui dengan pasti. Memang berbagai macam cara orang mengatasi kekhawatiran dan ada beberapa orang terlarut dalam…
SRHI 27 JAN 23 – DIBERKATILAH KELUARGA YANG TAKUT AKAN TUHAN (Mazmur 128:1-6)
“Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN”…
SRHI 26 JAN 23 – MENYATAKAN IMAN
“Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa Ku yang disorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkan di depan Bapa Ku yang di sorga.” (Matius 10:32-33) Untuk dapat menjalin sebuah hubungan, seseorang perlu menyatakan perasaan dan pernyataan tersebut lahir atas dasar kesungguhan hati….










