KEAJAIBAN SAAT KEBANGKITAN-NYA (Mat. 28:1-10) Keajaiban adalah sesuatu kejadian atau peristiwa atau keadaan yang tidak sebagaimana mestinya menurut akal pikiran manusia. Ada sesuatu yang istimewa dan tidak seperti biasanya. Misalnya pada siang hari bolong udara panas dan sinar matahari bersinar dengan baik, tiba-tiba hujan deras dalam keadaan matahari tetap bersinar dengan terangnya. MIsalnya lagi…
Author: admin
RENUNGAN BULETIN MINGGU KEDUA APRIL’19
BERKAT DARI PELAYANAN YANG TULUS (Mrk. 8:31-38) Segala sesuatu yang kita kerjakan pasti ada dampaknya dalam kehidupan kita, karena memang di dunia ini akan selalu berlaku hukum sebab akibat. Misalnya seseorang rajin belajar akan menjadi anak cerdas, seseorang yang rajin menabung akan tidak berkekurangan saat membutuhkannya, seseorang yang bekerja keras niscaya akan memetik hasil…
RENUNGAN BULETIN MINGGU PERTAMA APRIL’19
TULUS DALAM MELAYANI (Luk. 9:10-17) Ketulusan hati seseorang dalam melakukan sesuatu sulit untuk diketahui secara pasti. Hal ini disebabkan karena terkadang ada yang tersembunyi dibalik sikap dan tindakan nyata manusia. Karena itu jangan melihat ketulusan manusia dari sisi luarnya yang nampak kasat mata saja, kalau kita tidak mau terperangkap dalam kemunafikan seseorang. Tetapi lihatlah kedalaman…
RENUNGAN BULETIN MINGGU KELIMA MARET’19
KASIH ITU TIDAK BERSUKACITA KARENA KETIDAKADILAN (1 Kor. 13:6; Yeh. 18:19-20) Pada umumnya, kita sebagai manusia memiliki sikap saling menyalahkan dan memperbandingkan diri kita dengan orang lain saat kita berada dalam suatu kesulitan yang tidak kita harapkan. Misalnya, saat kesulitan melanda Ayub, istrinya menyalahkan dia (Ayb. 1:9). Bangsa Israel bersungut-sungut dan menyalahkan Musa serta…
BIG REUNION (REUNI BESAR) – FAMILY GATHERING JEMAAT GEREJA BAPTIS KEBAYORAN
“Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” – (Kisah Para Rasul 16:31) GBIK mengundang semua jemaat beserta keluarga merasakan persekutuan yang indah dalam Tuhan dengan keluarga yang kita kasihi dan saudara seiman dalam pelayanan, dalam acara spesial Family Gathering tahun ini yang akan diadakan Hari Rabu 1 Mei 2019…
RENUNGAN BULLETIN MINGGU KEEMPAT MARET’19
RENUNGAN BULLETIN 24 MARET 2019 KASIH ITU TIDAK MENCARI KEUNTUNGAN DIRI SENDIRI (1 Kor.13:5 ; Luk.10:25-37) Berdasarkan orang yang berpikir secara logis, masalah di dunia ini dapat disederhanakan dengan satu kalimat “Untung atau rugi.” Sebagian besar orang di dunia ini berusaha, bekerja dan berjerih lelah untuk mendapatkan keuntungan, jika perlu dengan cara yang tidak…
RENUNGAN BULLETIN MINGGU KETIGA MARET’19
RENUNGAN BULLETIN 17 MARET 2019 KASIH ITU TIDAK MEMEGAHKAN DIRI SENDIRI (1Kor.13:4 ; Luk.18:9-14) Memegahkan diri sendiri identik dengan kata congkak maupun sombong. Orang yang demikian yang memiliki sifat congkak dan sombong berarti sedang dan terus akan melakukan apa yang disebut kecongkakan atau kesombongan. Lihatlah, bacalah Lukas 18:9-14, kita akan menemukan pengajaran Tuhan Yesus…
RENUNGAN BULLETIN MINGGU KEDUA MARET’19
KASIH ITU SABAR (1Kor.13:4; Kis. 7:54-60) Ada orang yang cepat marah menghadapi sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang menjadi harapannya atau istimasinya. Kemarahannya itu menunjukkan ketidaksabarannya. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, sabar itu artinya tahan menghadapi cobaan (tidak lekas marah, tidak lekas putus asa, tidak lekas patah hati); tenang; tabah; tidak tergesa-gesa; tidak terburu…
RENUNGAN BULLETIN MINGGU PERTAMA MARET’19
KASIH SEBAGAI BUAH NYATA HIDUP YANG BERBUAH (1 Kor. 13:1-3) Di depan rumah ada pohon durian yang cukup besar dan cukup subur. Diperkirakan umurnya lebih dari lima belas tahun. Menurut yang menanam dulu, pohon durian itu adalah durian papua yang bibitnya dibawa dari papua ketika dia ada kesempatan pergi ke papua. Namun sampai sekarang pohon…
RENUNGAN BULLETIN MINGGU KEEMPAT FEBRUARI’19
BERANI MELAKUKAN PEMBAHARUAN (2 Tawarikh 34:1-7) Kita semua tahu dan percaya bahwa seorang pemimpin itu tidak jadi dengan sendirinya. Ia harus dibentuk melalui tahap-tahap yang sedemikian rupa sehingga ia menjadi matang dalam berkarakter dan berkepribadian, lebih-lebih menjadi seorang pemimpin rohani yang dituntut untuk membawa perubahan umat Tuhan kearah yang semakin baik dan mengenal Tuhan…










