HIKMAT DALAM PERILAKU
Bacaan Alkitab hari ini, Kamis 12 Februari 2026 :
“Bilangan 9 – 12“
“Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: “Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan.” Maka keluarlah mereka bertiga.Lalu berfirmanlah Ia: “Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.
Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku” (Bilangan 12 : 4 & 6)
Menjadi pelayan Tuhan tidak membuat orang kebal dari isu atau hasutan yang biasanya menimpa orang yang bekerja di bidang bisnis atau politik. Bak pohon yang makin tinggi makin sering diterjang angin, begitulah pelayan Tuhan sering mendapat sorotan dan menjadi sasaran rasa iri. Musa pun mengalaminya. Malah hasutan itu ditiupkan oleh saudaranya sendiri yaitu Miryam dan Harun (1-2). Mungkin mereka iri karena otoritas yang dimiliki Musa. Mereka menganggap posisi mereka sama dengan Musa.
Bagaimana Musa menghadapi isu tersebut? Musa tidak bereaksi. Ia adalah seorang yang berhati lembut (3). Kelembutannya tentu lahir dari kedekatannya dengan Tuhan (7-8). Maka tidak ada yang dia lakukan untuk menyanggah serangan kata-kata Miryam dan Harun. Tuhanlah yang kemudian bertindak. Campur tangan Tuhan memperlihatkan pentingnya masalah ini bagi Dia. Ia mempertemukan ketiga orang tersebut dan membuka isu itu di dalam terang firman-Nya (4-8). Tuhan memang menyatakan firman-Nya secara khusus kepada Musa, lebih istimewa daripada kepada nabi lain (6-8). Tuhan memang memilih Musa untuk mengemban tugas membebaskan bangsanya keluar dari Mesir. Itu sebabnya Tuhan menjadi murka dan menghukum Miryam dengan kusta (9-10). Mungkin Miryamlah “otak” dari hasutan ini. Melihat hal itu, Harun menyatakan penyesalannya dan meminta belas kasihan Musa. Lalu Musa, pria yang lembut hati itu, datang kepada Tuhan dan memohon kesembuhan atas diri Miryam (11-13). Namun, Tuhan tetap menginginkan Miryam dihukum selama tujuh hari (14-15).
Bagi para pelayan Tuhan kisah ini menjadi penghiburan yang menguatkan: Tuhan memperhatikan dan turun tangan membela pelayan-Nya. Ini juga menjadi peringatan keras bagi sesama hamba Tuhan untuk tidak saling bersaing, tetapi saling mendukung dan menghormati. Menghormati Tuhan adalah juga berarti menghormati hamba-hamba yang telah Dia pilih.
(KS12022026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Kamis, 12 Februari 2026
- Berdoa untuk jemaat yang sedang mencari pekerjaan dan merintis usaha supaya diberikan hikmat dalam setiap prosesnya.
- Berdoa untuk sarana dan prasarana yang digunakan GBIK dalam pelayanan serta penjangkauan jiwa dapat digunakan dengan baik sehingga menjadi alat bagi kemuliaan Tuhan. Doakan panitia dan pihak terkait dalam tugasnya menjaga dan merawat setiap sarana maupun prasarana tersebut.
- Berdoa untuk penegakan hukum di Indonesia supaya berjalan dengan jujur dan adil untuk segala lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Pokok Doa untuk Cabang Sindu, Bengkayang – Kalimantan Barat
- Berdoa untuk mata pencaharian Jemaat Cabang Sindu Bengkayang, Tuhan memberkati pekerjaan dan usaha yang dilakukan sehingga semua kebutuhan dapat tercukupi dan bagi jemaat yang belum memiliki pekerjaan kiranya Tuhan bukakan pintu berkat.
- Doakan Penjangkauan dan Penginjilan untuk mengunjungi jemaat-jemaat yg undur dan jarang hadir beribadah.
- Doakan Pdm. Bima Iryanto dan Keluarga supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan jemaat Sindu, Bengkayang – Kalimantan Barat.

Pokok doa utk Bengkayang : pdt Bimo Iryanto GS Marga Mulia, kan sdh pindah
Amin. Puji Syukur kepada Tuhan.