Bacaan Alkitab hari ini, Sabtu 30 Mei 2026 :
Ayub 40 – 42
MENGENAL TUHAN LEBIH DALAM
Dalam hidup kita mendapat perintah Tuhan untuk bersaksi, tetapi dalam kesaksian orang percaya kadang tidak sepenuhnya dengan kesaksian yang tepat. Sehingga ada orang menerima kesaksian yang memahami pengertian bahwa bersama Yesus, kemudahan dan kebahagiaan dalam kehidupan. Jadi ketika kita bersaksi maka kita sadar akan diri sendiri dan memberi penjelasan siapa diri Yesus. Dengan kita bersaksi tentang diri Yesus maka respon orang berbeda beda. Bila mereka merendahkan diri mau hidup dekat dengan Yesus, maka akan terus mengalami pengalaman lebih bersama Yesus dan mereka tentu akan lebih mengenal-Nya.
Dalam kisah Ayub kita dapat baca bahwa dalam penderitaannya Ayub mengalami kesedihan bahkan banyak pertanyaan kepada Tuhan. Walaupun demikian Ayub adalah orang yang takut akan Tuhan. Ayub merendahkan diri dihadapan Tuhan, akhirnya Tuhan berbicara kepada Ayub. Tuhan menunjukkan kebesaran kuasa dan hikmat-Nya atas seluruh ciptaan. Tuhan tidak membicarakan dan memberi penjelasan alasan Ayub mengalami penderitaan.
Dengan kerendahan hati dan melihat betapa besar kuasa dan kedaulatan Tuhan akhirnya Ayub menyadari bahwa kemampuan manusia sangat terbatas. Ada banyak hal yang tidak mampu dipahami manusia, tetapi Tuhan tetap bekerja dengan sempurna.
Pada kitab Ayub 42:5, akhirnya Ayub berkata: “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”
Sebelumnya Ayub mengenal Tuhan lewat cerita dan pengetahuan. Tetapi setelah melewati penderitaan, Ayub mengenal Tuhan secara lebih pribadi dan nyata. Terkadang justru dalam masa sulit, iman kita diperdalam dan hubungan kita dengan Tuhan menjadi lebih dekat.
Ayub juga belajar merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ia berhenti menuntut jawaban dan memilih percaya kepada Tuhan. Sikap rendah hati ini membuka jalan bagi pemulihan Tuhan dalam hidupnya.
Tuhan kemudian memulihkan keadaan Ayub dan memberkati hidupnya kembali. Ini menunjukkan bahwa penderitaan bukan akhir dari cerita. Tuhan sanggup mengubah air mata menjadi sukacita pada waktu-Nya.
Melalui kisah ini kita belajar bahwa Tuhan tetap berdaulat walaupun hidup terasa tidak adil. Tidak semua penderitaan adalah hukuman Tuhan. Tuhan ingin kita tetap percaya meskipun tidak mengerti semua rencana-Nya. Pemulihan Tuhan selalu indah pada waktunya.
Pembaca SRHI mari kita mengenal Tuhan lebih dalam dengan merendahkan diri dan tetap percaya kepada Tuhan yang Berdaulat atas manusia walaupun pada saat keadaan kita tidak sesuai harapan.
Tuhan Yesus memberkati Amin
(MSN30052026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 30 Mei 2026
- Berdoa untuk persiapan para petugas yang akan melayani di Ibadah Minggu Pagi 1, 2 dan Sore pada tanggal 31 Mei 2026, kiranya terus diperlengkapi dan pelayanan yang dilakukan hanya demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.
- Berdoa bagi para guru dan petugas SM yang dengan setia melayani di Gereja setiap minggunya, kiranya Tuhan Yesus memberkati keluarga, pekerjaan dan pelayanan mereka.
- Berdoa untuk kerukunan umat beragama di Indonesia, kiranya toleransi tetap terjaga, saling menghormati, menghargai kebebasan untuk beribadah.
Pokok Doa untuk TPW Filadelfia, Todokuiha – Halmahera Utara
- Berdoa untuk Jemaat yang menghadapi ujian sekolah : Sdr. Ersan Garomoy dan Sdr. Dede Bira yang akan menempuh jenjang Pendidikan SMA. Doakan juga persiapan ujian kenaikan kelas Sdr. Maik Garomoi ke kelas 2 SMP.
- Doakan rencana pengkaderan Ibu Yonah Garomai menjadi guru Sekolah Minggu.
- Berdoa untuk Sdr. Fredy supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat TPW Filadelfia.
