“Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku, sebab sengsara dan miskin aku. Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi, selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu. Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.” (Mazmur 86:1-3) Mazmur 86 ini oleh Lembaga Alkitab Indonesia diberi judul :Doa Minta Pertolongan. Doa Daud Doa…
SRHI 18 AGU 22 – Bersukacita Didalam Tuhan Yesus (Filipi 4:4-7)
“Janganlah hendaknya Kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segalah hal keinginanmu kepada Allah dalam doa, dan permohonan dalam ucapan syukur.” (Filipi 4:6) Didalam renungan kita hari ini, kita bisa melihat dan merenungkan pesan Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi. Paulus memberikan pesan kepada jemaat di Filipi untuk selalu bersukacita didalam Tuhan. Dan…
SRHI 17 AGU 22 – Bertindak Dengan Kemurahan dan Kebaikan (Amsal 11:17-21)
“Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.” (Amsal 11:19) Didalam kehidupan kita sehari-hari, ada banyak pilihan dan perhitungan yang pastinya kita terapkan. Terkadang kita perhitungan ketika ingin membatu orang bahkan terkadang kita tidak mau membuat mereka. Sesuai dengan renungan kita hari ini, setiap tindakan yang kita ambil atau…
SRHI 16 AGU 22 – INGATLAH SELALU, HAJARAN TUHAN MEMBAHAYAKAN HIDUP KITA
“Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu.” (Kis. 5: 5) Ayat nats hari ini merupakan suatu peristiwa yang mengagetkan, yang mengejutkan dan sekaligus menakutkan, terjadi di hadapan Rasul Petrus. Karena sesuatu yang dilakukan, Ananias rebah dan putus nyawanya. Apa yang dilakukan Ananias sehingga peristiwa…
SRHI 15 AGU 22 – TUHAN MENGHAJAR ORANG YANG DIKASIHI-NYA
“Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?” (Ibr. 12: 7) Seorang anak mengadu kepada gurunya di sekolah. Anak tersebut merasa sakit hati karena baru mendapat tegoran keras dari orangtuanya. Menanggapi aduan anak tersebut, sang guru dengan lemah lembut berkata: Setiap apa yang dilakukan…
SRHI 13 AGU 22 – PERCAYA KARENA DIA YANG TELAH DIBANGKITKAN
“Oleh Dialah kamu percaya yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.” (1 Petrus 1:21) Manusia dahulu hidup masih dalam kegelapan, mengikuti ajaran nenek moyang. Sehingga kita tidak bisa hidup bersama Allah. Manusia hidup dalam dosa tidak sanggup untuk berbuat yang berkenan kepada Allah….
SRHI 12 AGU 22 – KALAU HIDUP ANDA TERPURUK (1 Raja-raja 19:1-19)
Maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: “Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu.” Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah…
SRHI 11 AGU 22 – MENGHARGAI KARYA KESELAMATAN DENGAN MENJAGA KEMURNIAN HATI
“Dari Daud. Nyanyian pengajaran. Berbahagialah orang yang diampuni pelanggarannya, yang dosanya ditutupi! Berbahagialah manusia, yang kesalahannya tidak diperhitungkan TUHAN, dan yang tidak berjiwa penipu!” (Mzm. 32:1-2) Seseorang bisa kehilangan kebahagian adalah jika seseorang itu merasa paling benar sehingga melihat dan menilai orang lain selalu salah. Juga bisa disebabkan oleh hidup yang selalu merasa bersalah atau…
SRHI 10 AGU 22 – BERANI MENENTUKAN PILIHAN UNTUK TUHAN
“Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepada nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!” (Yos. 24:15) Yosua 24:15 “Tetapi jika kamu…
SRHI 9 AGU 22 – YEFTA BANGKIT DARI KETERPURUKANNYA
“Maka Yefta ikut dengan para tua-tua Gilead, lalu bangsa itu mengangkat dia menjadi kepala dan panglima mereka. Tetapi Yefta membawa seluruh perkaranya itu ke hadapan TUHAN, di Mizpa.” (Hak. 11: 11) Nama Yefta mungkin ada di antara kita yang belum mengenalnya, karena mungkin memang jarang dikhotbahkan tokoh ini. Atau mungkin kita mengenalnya dari pembacaan Alkitab…










