“Oleh Dialah kamu percaya yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah.”
(1 Petrus 1:21)
Manusia dahulu hidup masih dalam kegelapan, mengikuti ajaran nenek moyang. Sehingga kita tidak bisa hidup bersama Allah. Manusia hidup dalam dosa tidak sanggup untuk berbuat yang berkenan kepada Allah. Sejak penciptaan Allah menghendaki agar Adam memelihara taman Eden, akhirnya jatuh dalam dosa. Demikian bangsa Israel yang dipimpin Musa lalu oleh Yosua. Mereka tidak bisa memakai kekuatan sendiri atau menyembah allah lain. Mereka harus memilih dengan ketetapan hatinya, takut akan Tuhan. Seperti Yosua 24:15B berkata: Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”
Yang seterusnya mereka beribadah kepada Tuhan dengan ketaatan dan kesetiaan. Josua mengenal Allah, yang telah memilih Abraham untuk ikut kepada-Nya. Iman Abraham yang mengikuti Allah meninggalkan orangtua dan negeri ke negeri yang dijanjikan Allah dan menuju suatu negeri yang dijanjikan Allah. Penggenapan janji Allah kepada Abraham sudah dinyatakan dengan bangsa Israel masuk ketanah Perjanjian. Yang terjadi generasi penerus dari bangsa Israel sudah masuk ketanah perjanjian tetapi mereka tidak mengusir bangsa yang tidak mengenal Allah, tetapi mereka menjadikan budak dan berkompromi. Akhirnya mereka jatuh lagi dalam dosa. Bangsa Israel tidak bisa bangkit dari keterpurukan karena dosa. Meraka diombang ambingkan oleh allah yang disembah nenek moyang meraka. Mereka butuh pemimpin, butuh seorang Raja yang memimpin. Karena belas kasihan Allah dan bangsa itu berteriak mohon pertolongan Allah, maka Allah memberikan hakim hakim sebagai pemimpin yang membela membebaskan mereka. Kita bersyukur hidup dalam kasih anugerah Allah yang telah memberikan anak-Nya yang tunggal untuk mati dikayu salib menghapus dosa kita. Kita percaya Bapa disorga adalah Allah dalam Roh menjadi manusia sebagai Anak yang menghapus dosa dunia mati dikayu Salib dan bangkit ke Sorga. Dia tidak meninggalkan kehidupan orang percaya sendiri tetapi ada Roh Kudus yang memipin.
Penderitaan Kristus suatu rencana Allah yang terbaik mengingat dosa manusia. Kenyataan orang-orang kudus yang mengalami penderitaan benar-benar bisa dilalui, saat mereka mengandalkan dan berharap kepada Allah yang sama yang juga telah membangkitkan Dia dari antara orang mati. Kita sudah dibaptis oleh Yesus dengan Roh Kudus dengan ketaatan dan kesetiaan, kita datang dan beribadah kepada-Nya.
Tuhan Yesus Membetkati. Amin.
(MS13082022)
Pokok Doa:
- Para guru sekolah minggu, dalam persiapan mengajar esok hari, dalam menyampaikan Firman Tuhan dan dalam melayani diberikan kesehatan dan hikmat Tuhan dan para anggota sekolah minggu, terus haus dan lapar akan Firman Tuhan, diberikan hikmat Tuhan dan menjadi pelaku Firman Tuhan;
- Doakan pelayanan pendeta, panitia gereja serta petugas yang ditunjuk dalam menyiapkan ibadah hari minggu esok hari, Tuhan menolong semua jemaat beribadah dan dikuatkan iman;
- Seminar KMBI hari ini secara online, untuk para remaja dapat dikuatkan dan diberkati melalui persekutuan ini.
- GBIK olympic yang diadakan hari ini di gereja dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI dapat diikuti oleh jemaat GBIK.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Sebunbia serta keluarga;
- Mengucapsyukur kegiatan SIL sudah selesai dengan baik pada tgl 14-16 Juli;
- Kelas Persiapan Baptisan untuk 2 orang anggota gereja;
- Renovasi asrama (pemasangan keramik dan pengecatan sedang dikerjakan) dan rencana peresmian asrama setelah renovasi selesai;
- Persiapan penahbisan Gembala Sidang, Pdm. Sebunbia menjadi Pendeta Pengantar Injil.
