“Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.“ (Efesus 4:28) Keberhasilan manusia didunia hanya dilihat dari sisi duniawi. Bagaimana dia berhasil dalam rumah tangga, mampu dalam finansial dan ada jabatan dalam suatu kedudukan di…
Category: Renungan
SRHI 19 NOV 21 – MENJADI GIAT DAN BERHASIL DALAM KRISTUS (2 Petrus 1:5-11)
“Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita. Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.“ (2 Petrus 1:8-9) Salah satu objek wisata yang sangat terkenal di dunia adalah…
SRHI 18 NOV 21 – MAU MENGASIHI DAN MENGAMPUNI
“Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.“ (Efs. 4:32) Bagaimana tanggapan kita jika ada seseorang yang mengatakan “Aku mengampuni kamu” atau “Aku mengasihi kamu”, namun itu hanya sekedar di mulut saja dan ternyata dia masih membicarakan orang lain dibelakang orang…
SRHI 17 NOV 21 – MEMBANGUN HUBUNGAN DALAM TUBUH KRISTUS
“Dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap keseteraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus…
SRHI 16 NOV 21 – ISHAK BERHASIL KARENA TUNDUK PADA FIRMAN ALLAH (KEJ. 26: 1-4)
“Lalu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: “Jangnlah pergi ke Mesir, diamlah di negeri yang akan Kukatakan kepadamu. Tinggallah di negeri itu sebagai orang asing, maka Aku akan menyertai engkau dan memberkati engkau, sebab kepadamulah dan kepada keturunanmu akan Kuberikan seluruh negeri ini, dan Aku akan menepati janji yang telah Kuikrarkan kepada Abraham, ayahmu.”“ (Kej….
SRHI 15 NOV 21 – TAKUT AKAN TUHAN MENGAWALI KEBERHASILAN
“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.“ (Ams. 1:7) Seorang mahasiswa pada waktu ujian akhir semester kedapatan tertangkap basah sedang menyontek dari contekan yang sudah dibuat dan dipersiapkan dari rumah. Ketika ditanya dosennya, mengapa melakukan hal itu?, dengan santainya ia menjawab bahwa ia ingin segera berhasil menyelesaikan kuliahnya dengan…
SRHI 13 NOV 21 – KEJUJURAN DIHADAPAN ALLAH
“Sungguh, orang-orang benar akan memuji nama-Mu, orang-orang yang jujur akan diam di hadapan-Mu.“ (Mazmur 140:14) Pada jaman modern ini ada orang mengatakan ngapain jadi orang jujur. Jaman sekarang dikatakan rugi jadi orang jujur. Maka tidak heran ada orang mengatakan jaman sekarang tidak ada orang jujur. Apakah demikian moral kehidupan manusia sekarang? Kejujuran seperti sesuatu yang…
SRHI 12 NOV 21 – PEKERJAAN YANG TERBAIK DALAM PANDANGAN TUHAN (Matius 25: 14 – 30)
“Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia…
SRHI 11 NOV 21 – MENGHARGAI HAL YANG KECIL
“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besara.“ (Luk. 16:10) Segala sesuatu yang besar, selalu dimulai dari hal-hal yang kecil. Setiap kita yang sudah besar dan dewasa tidaklah serta merta berasal dari janin kecil seorang ibu. Sebatang pohon…
SRHI 10 NOV 21 – BERUSAHA MENYENANGKAN ORANG LAIN
“Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.“ (Luk. 6:31) Siapakah yang senang kalau melayani orang lain? Ujar Plato. Rupanya Plato lebih jujur dalam hal melayani, sebab seringkali kita berkata bahwa kita mau melayani orang lain, namun dalam praktiknya kita bersikap seakan tidak menunjukkan sebagai pelayan yang berusaha menyenangkan orang…










