“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,”
Efesus 5:15
“Kehendak bebas yang kita miliki membuat kita selalu diperhadapkan dengan pilihan – pilihan tentang bagaimana kita akan bersikap terhadap segala sesuatu dalam menjalani kehidupan”
Oleh sebab itu Paulus mengingatkan kepada kita semua agar dapat memperhatikan dengan saksama bagaimana kita menjalani kehidupan ini (Ef.5:15). Perkataan tersebut didasari oleh karena orang percaya tetap manusia biasa yang bisa saja jatuh dalam dosa sehingga dibagian ayat ke-8 Paulus dengan tegas menyadarkan jemaat Efesus agar sadar bahwa statusnya bukan lagi anak kegelapan atau manusia yang hidup dalam dosa, melainkan anak terang yang telah dimerdekakan oleh Tuhan Yesus Kristus sehingga dengan status tersebut jemaat Efesus perlu memperhatikan hidupnya agar tidak lagi memakai atribut/karakter/kepribadian/kebiasaan manusia lama/anak kegelapan.
Frasa ‘perhatikanlah dengan saksama’ memiliki muatan arti untuk mengajak orang percaya senantiasa meninjau dan merenungkan setiap tindakan serta perilaku-perilaku yang telah dilakukan selama ini. Harapannya adalah agar orang percaya dapat mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan melalukan dosa maupun untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukan (yang disengaja maupun tidak). Perenungan kita akan hidup yang telah dijalani membawa kita kepada sebuah momen “pengenalan yang benar tentang kebenaran Allah”. Sehingga akhirnya kita dapat melihat dan memahami keinginan Allah untuk kita lakukan dalam kehidupan.
“Tanpa perenungan/memperhatikan dengan saksama, maka kehidupan orang percaya akan cenderung berteman dengan dosa”
“Karena tanpa perenungan, maka tidak ada pengenalan akan Firman. Dan tanpa pengenalan akan Firman, maka tidak ada pemulihan (1 Tim.3:16)”
Sehingga dengan demikian maka setiap kita perlu menilik kembali terhadap apa yang telah kita lakukan dan mencocokkannya dengan apa kata Firman. Tujuannya jelas, yaitu agar kita sadar akan status yang kita miliki serta agar kita menyenangkan Tuhan disetiap laku kehidupan.
YG220925
Tuhan Yesus memberkati
Pokok Doa SRHI GBIK
Senin, 22 September 2025
1. Bersyukur atas Ibadah Minggu Pagi 1, 2 dan Sore telah berlangsung dengan baik serta kelas-kelas Sekolah Minggu dan Ibadah Anak juga bisa terlaksana. Kiranya Jemaat, Simpatisan dan Tamu yang hadir dapat menikmati berkat Tuhan.
2. Berdoa untuk Jemaat yang mengambil keputusan Minggu kemarin supaya mengalami pertumbuhan rohani dan siap mengikuti kelas Baptisan.
3. Berdoa untuk kementerian Pertanian beserta lembaga-lembaga lainnya di bidang Pertanian supaya dapat melaksanakan program-program yang baik supaya kondisi pertanian di negara kita dapat bertumbuh dan dapat mewujudkan Swasembada Pangan.
Pokok Doa untuk Cabang Imanuel, Rantauprapat, Sumatera Utara
1. Berdoa untuk pekerjaan atau usaha jemaat supaya Tuhan memberkati dan bagi jemaat yang memerlukan pekerjaan supaya Tuhan berikan pekerjaan yang baik dan layak.
2. Mengucap syukur atas kegiatan rutin Gereja (Ibadah Minggu dan Sekolah Minggu) yang sudah berjalan dengan baik. Doakan supaya kegiatan Gereja lainnya juga supaya dapat aktif (KPW, KMBI, PBI, WBI) dan banyak jemaat yang rindu bersekutu.
3. Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdt. Rejeki Pardamean Tambunan) supaya Tuhan memberikan kesehatan dan hikmat dalam melayani Jemaat, serta diberikan berkat yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pelayanan.
