Bacaan Alkitab Hari Ini, Rabu 29 April 2026 :
2 Tawarikh 29 – 32
“Sekarang, janganlah kamu berlaku tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus-Nya yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya. Beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, supaya murka-Nya yang menyala-nyala itu menjauh dari padamu.” (2 Tawarikh 30:8)
Pada masa Raja Hizkia, bangsa Yehuda sedang mengalami kemerosotan rohani. Bait Allah telah diabaikan, ibadah menjadi rusak, dan hati bangsa itu menjauh dari Tuhan. Namun Hizkia menyadari bahwa pemulihan bangsa tidak dapat dimulai dengan kekuatan politik, strategi manusia, atau kemegahan kerajaan. Pemulihan harus dimulai dengan pertobatan dan kembali mencari Tuhan.
Karena itu Hizkia mengajak bangsa Israel untuk datang kembali kepada Tuhan. Ia menyerukan agar mereka tidak lagi keras hati seperti nenek moyang mereka, tetapi mau merendahkan diri di hadapan Tuhan. Ajakan ini menunjukkan bahwa akar dari pemulihan adalah hati yang mau bertobat dan kembali kepada Allah dengan sungguh-sungguh. Sering kali dalam hidup, kita juga mengalami keadaan yang kering secara rohani. Doa mulai berkurang, hubungan dengan Tuhan menjadi dingin, dan hati dipenuhi kekhawatiran atau dosa yang tidak dibereskan.
Kita ingin dipulihkan, tetapi kadang lupa bahwa pemulihan sejati dimulai ketika kita datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati. Tuhan rindu agar umat-Nya kembali mencari wajah-Nya melalui doa yang sungguh-sungguh. Doa bukan hanya rutinitas rohani, tetapi tempat di mana hati kita dibentuk kembali oleh Tuhan. Ketika seseorang berdoa dengan hati yang bertobat, Tuhan sanggup memulihkan kehidupan, keluarga, pelayanan, bahkan gereja. Tidak ada pemulihan tanpa pertobatan, dan tidak ada pertobatan tanpa kerelaan untuk datang kepada Tuhan.
Bapak/Ibu yang terkasih, pemulihan sejati dimulai ketika seseorang mau merendahkan diri di hadapan Tuhan dan bertobat dengan sungguh-sungguh. Raja Hizkia mengajarkan bahwa bangsa yang telah jauh dari Tuhan masih dapat dipulihkan apabila mereka mau kembali mencari Tuhan dan hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Tuhan tidak menolak orang yang datang dengan hati yang hancur dan penuh penyesalan. Karena itu, setiap kita dipanggil untuk meninggalkan kekerasan hati, datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati, dan memperbarui hubungan kita dengan-Nya. Ketika manusia kembali kepada Tuhan, di situlah Tuhan mulai bekerja membawa pemulihan yang nyata dalam hidupnya.
Amin, Tuhan Yesus Memberkati
(RKM29042026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Rabu, 29 April 2026
- Doakan kehidupan doa pribadi jemaat agar semakin intim dengan Tuhan, dapat konsisten dan bertumbuh dalam kehidupan doa masing-masing.
- Berdoa untuk hubungan antar anggota jemaat agar semakin erat dalam kasih Kristus.
- Berdoa untuk keamanan dan ketertiban di wilayah Papua yang terjadi demonstrasi dan kerusuhan agar dapat terkendali.
Pokok Doa untuk Cabang Sekadau, Kalimantan Barat
- Berdoa untuk mata pencaharian jemaat Cabang Sekadau supaya Tuhan memberkati baik pekerjaan maupun usaha yang dilakukan. Doakan juga bagi Jemaat yang belum mendapatkan pekerjaan supaya Tuhan bukakan jalan berkat.
- Berdoa untuk Jemaat supaya dapat memberikan dorongan kepada anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan Sekolah Minggu.
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdt. Sebunbia) beserta keluarga supaya diberikan kesehatan dan kemampuan dalam melayani jemaat serta terus setia dalam mengunjungi jemaat yang sudah lama tidak ke gereja.
