“Supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.”
(Efesus 4:23-24)
Pemulihan rohani merupakan suatu target ilahi yang dikerjakan oleh Allah Roh Kudus. Pemulihan rohani bertujuan agar orang percaya dapat mencapai sebuah standar yang Allah harapkan. Tentu saja, upaya ini perlu melibatkan orang percaya di dalamnya. Orang percaya secara proaktif harus mengizinkan pemulihan tersebut terjadi dan mengupayakan diri secara aktif bersamaan dengan peran karya Roh Kudus dalam proses ini. Pemulihan rohani ditujukan agar orang percaya dapat terus berproses dalam status manusia baru dan menghasilkan buah sesuai dengan pertobatannya (Mat. 3:8).
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang percaya dalam proses pemulihan rohani ini, yaitu mengizinkan Allah Roh Kudus untuk memulihkan, membimbing, dan mengarahkan kita agar tujuan pemulihan rohani tersebut dapat tercapai.
Secara umum, tujuan pemulihan rohani adalah untuk mengajak orang percaya yang adalah anak-anak-Nya bertumbuh. Tujuan ini secara jelas nampak dalam hubungan antara orang tua dengan anak. Sebagai orang tua yang baik, ia pasti memiliki kerinduan agar anak-anaknya bertumbuh dengan baik. Berbagai macam usaha dilakukan oleh para orang tua, termasuk usaha untuk memberikan asupan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi, memberi arahan dan masukan untuk masa depan, mengontrol kehidupan sosial, dan mendidik secara formal maupun informal. Semuanya itu merupakan bentuk kepedulian orang tua agar anaknya dapat bertumbuh menjadi pribadi yang baik.
Hal yang sama juga diusahakan oleh Allah melalui Roh Kudus. Ia berusaha memberikan kepedulian agar anak-anak-Nya dapat menjadi pribadi yang baik. Tentu saja, keberhasilan proses pemulihan ini tergantung pada kita, anak-anak-Nya. Kalau kita nurut dan taat, maka kita akan menjadi pribadi yang berjalan dengan benar dalam proses pemulihan ini. Namun, jika tidak, maka sejatinya kita sedang menolak Allah untuk bekerja dalam kehidupan kita.
Kita perlu menaati apa yang Allah katakan, melakukan apa yang Allah mau kita lakukan, dan membenci apa yang Allah benci. Apa yang Allah katakan? Bacalah Alkitab. Apa yang Allah mau kita lakukan? Introspeksi diri: apakah kita sudah memiliki kasih. Dan apa yang Allah benci? Dosa—itulah yang Allah benci dan yang perlu kita benci.
Marilah kita bersama mengizinkan Allah berkarya dalam kehidupan kita, dan biarlah kita dapat dipulihkan secara rohani menjadi pribadi yang berkenan di hati-Nya.
Tuhan Yesus memberkati
(YG201124)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk pelaksanaan Ibadah Doa Rabu,berdoa juga untuk para pelayanan Tuhan yang akan melayani di Ibadah Doa Rabu.
- Berdoa untuk pemulihan kesehatan jemaat yang sakit baik di rumah atau yang sedang di rawat di rumah sakit.
- Doakan kinerja Semua Menteri Kabinet Merah Putih dalam menjalankan program fokus untuk kepentingan masyarakat Indonesia.
Pokok Doa TPW FILADELFIA, Todokuiha, Halmahera Utara
- Doakan untuk para guru Sekolah Minggu dalam mempersiapkan materi.
- Doakan anak-anak yang sudah lama tidak datang ke Sekolah Minggu boleh aktif kembali.
- Doakan Penjangkauan dan Penginjilan melalui KPW tiap bulan dan Ibadah Doa.
