“Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.”
(Kejadian 50:20)
Cara pemeliharaan Tuhan terkadang di luar ekspektasi kita, bahkan sering kali terjadi dalam sebuah penyamaran. Ada dua poin yang perlu kita mengerti mengenai bagaimana cara Tuhan memelihara kita.
Pertama, melalui orang-orang yang tidak kita pertimbangkan (Yoh. 6:1-10). Acap kali kita membayangkan bagaimana Tuhan memelihara kita, bahkan seakan kita sedang membuat skenario pertolongan-Nya. Namun terkadang, Tuhan memelihara kita dengan cara yang tidak kita duga, yaitu melalui orang-orang yang tidak pernah kita pertimbangkan sebelumnya untuk menolong kita. Pertolongan Tuhan tersebut memberikan sebuah penegasan bahwa ‘Tuhan dapat memakai semua orang untuk menjadi kepanjangan tangan-Nya.’ Tuhan tidak hanya memakai orang yang kita kenal untuk menolong kita, dan Tuhan juga tidak hanya memakai orang kaya untuk menolong kita. Tuhan hanya memakai orang yang siap menjadi berkat untuk menolong kita. Oleh sebab itu, kita perlu bersyukur kepada Tuhan atas kiriman berkat yang disalurkan melalui orang yang siap tersebut, dengan kerendahan hati untuk menerima dan ketulusan hati untuk mendoakan orang yang sudah menjadi saluran berkat bagi kita.
Kedua, melalui permasalahan hidup. Terkadang Tuhan memakai permasalahan hidup untuk memberkati kita, anak kesayangan-Nya. Namun, tidak semua orang percaya memperoleh berkat tersebut karena cara pandang yang dipakai adalah cara pandang yang salah. Cara pandang yang salah akan melahirkan keluhan, amarah, dan sungut-sungut. Oleh sebab itu, orang percaya harus memakai cara pandang yang benar dalam menilai sebuah permasalahan hidup. Kejadian 45:4-8; 50:20 merupakan sebuah kisah Yusuf yang mendapatkan berkat dari permasalahannya. Bahkan berkat yang Yusuf terima bukanlah berkat biasa, melainkan sebuah berkat bagi sebuah bangsa.
Oleh sebab itu, marilah kita bersama-sama belajar untuk mengerti cara kerja Tuhan dalam pemeliharaan hidup kita. Mulailah belajar untuk menata kerendahan hati dalam hati dan mulailah belajar untuk memakai cara pandang yang benar dalam menilai permasalahan hidup ini. Berkat Tuhan selalu datang, tetapi caranya tidak dapat kita duga. Dan pertolongan-Nya selalu tersedia, tetapi tidak dapat kita skenario dengan logika.
Bersiaplah atas berkat yang menyamar dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.
(YG131124)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa untuk pelaksanaan Ibadah doa Rabu, para jemaat banyak yg hadir dan doakan para pelayan.
- Doakan para pemuda dan pemudi di GBIK, terus setia bertumbuh dalam Firman Kristus.
- Doakan pelaksanaan Program Pemerintah di 100 hari kerja Kabinet baru.
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat
- Mengucap syukur kegiatan bulan Oktober berjalan dengan baik.
- Berdoa untuk kesehatan jemaat GBIK Cab. Gerbang Mutiara, Landak, Kalimatan Barat.
- Doakan kesetiaan jemaat mengikuti Sekolah Minggu, untuk anak-anak, peran serta orang tua dalam mendorong anak-anak ikut Sekolah Minggu.
