“14 Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati.
15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.
16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.
17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
(2 Kor 5:14-17)
Ketika diperhadapkan kepada sesuatu hal yang tidak sesuai dengan harapan dan keinginan kita, biasanya akan membuat mental kita jatuh dan tidak lagi berharap pada hal tersebut.
Demikian juga kalau kita melihat para murid, saat Yesus Kristus mati disalib. Seseorang yang mereka sangat harapkan akan membawa perubahan nyata dalam hidup mereka saat itu, ternyata mati. Maka Yohanes mencatat dalam Injil Yohanes pasal 21, para murid kembali melakukan pekerjaan lama mereka sebelum mereka mengenal Yesus Kristus.
Namun, rasul Paulus mengingatkan kepada kita, bagaimana seharusnya sikap hidup kita ketika sudah mengenal Yesus Kristus secara pribadi dan menjadikan-Nya Tuhan dan Juruselamat satu-satunya dalam hidup kita. Bukan lagi hidup menurut keinginan kita sendiri, namun sudah ada dan harus dikuasai Yesus Kristus. Sebagai orang percaya harus paham benar, bahwa memang Yesus Kristus sudah mati disalib untuk menebus kita dari segala macam belenggu dosa. Namun Dia tidak selamanya mati, Dia dibangkitkan dari kematian-Nya sehingga kita memiliki pengharapan yang benar di dalam Dia.
Rasul Paulus mengatakan demikian dalam ayat yang ke 15: “Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.” Hidup kita bukan lagi milik kita sendiri, hidup kita ini sudah ditebus dan lunas dibayar dengan pengorbanan Yesus Kristus. Jadi hidup kita ini harus untuk kepentingan dan kemuliaan Yesus Kristus. Kematian-Nya membuat kita bebas dari belenggu dosa, kebangkitan-Nya memberikan kita pengharapan akan kemenangan dari maut. Kita juga akan beroleh kebangkitan bersama dengan Yesus Kristus.
Sangat jelas yang di sampaikan rasul Paulus kepada kita, dalam ayat 17 dikatakan: “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” Hidup kita saat ini harus berbeda dengan kehidupan kita yang lama sebelum kita memperoleh anugrah penebusan oleh Yesus Kristus itu. Jangan lagi kita kompromi dengan kehidupan lama kita. Jika saat ini Yesus Kristus sudah memilih kita untuk satu karya yang lebih besar di dalam Dia, maka jangan lagi kembali ke kehidupan lama kita.
Mari terus hidup bersama Yesus Kristus dalam hidup yang “baru”, dan terus kerjakan apa yang Yesus Kristus mau kita lakukan dalam hidup yang “baru” ini. Sehingga hidup kita akan menjadi berkat, menyatakan Yesus Kristus dan memenangkan banyak jiwa bagi Dia.
Amin,
Tuhan Yesus memberkati
(NAK17042023)
Pokok Doa:
- Doakan TNI Polri mengamankan NKRI selama masa arus Mudik 2023;
- Mengucap Syukur sudah terlaksananya Ibadah Minggu Pagi dan Sore, dan Sekolah Minggu;
- Doakan pribadi lepas pribadi Jemaat dapat hidup seturut kehendak Tuhan dalam menyikapi hidupnya dan dipenuhi hemat kebijaksanaan dari Tuhan.
Pokok Doa Cabang Gerbang Mutiara, Landak, Kalimantan Barat
- Doakan Pelayanan Pdt Timbul Purwono dan keluarga;
- Dokan beberapa jemaat/anggota keluarga jemaat yang saat ini bekerja di luar kota & Luar Neger (Malaysia);
- Doakan Panitia Gereja dan Jemaat dalam kesetiannya melayani Tuhan.
