“Dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya — dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, — bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.”
(Wahyu 1:5-6)
Setiap orang harus memikirkan masa depan, karena disanalah mereka akan menghabiskan sisa hidup mereka. Kita, manusia, selalu terpesona dengan masa depan. Kita mengharapkan di masa depan ada hidup yang nyaman, keluarga yang bahagia, karir yang berhasil.
Pada zaman kuno, orang memperhatikan tanda-tanda di langit sebagai pertanda untuk mengetahui masa depan. Itu sebabnya banyak orang mempercayai horoskop atau ilmu perbintangan. Ada banyak penyair menulis tentang masa depan. Ada banyak nyanyian yang berisikan lagu tentang masa depan. Semua orang berusaha dan berlomba untuk menggapai masa depan yang mereka harapkan. Sebagai orang Kristen, kita juga ingin mengetahui tentang masa depan kita, itu alasan sebagian orang Kristen tertarik memelajari Kitab Wahyu, karena Kitab Wahyu adalah firman Tuhan yang menyatakan kepada kita masa depan pengikut Kristus. Apa yang akan terjadi kemudian setelah kita meninggalkan dunia ini?
Perhatikan Wahyu 1:3 “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.” Perhatikan kata “nubuat”, ada 6 kali terdapat dalam Kitab Wahyu (1:3; 19:10; 22:7; 22:10; 22:18 dan 22:19). Jadi Kitab Wahyu adalah firman Allah, bukan fantasi, bukan puisi, bukan dongeng, melainkan nubuat tentang masa depan. Isi Kitab Wahyu lebih rinci tentang akhir zaman dan kedatangan Tuhan Yesus dibandingkan dengan kitab-kitab lain dalam Alkitab.
Dari sekian banyak nubuatan tentang masa depan pengikut Kristus yaitu Anda dan saya, ada satu yang terdapat dalam Wahyu 1:5-6 yang telah penulis cantumkan dalam judul SRHI ini. Dalam ayat tersebut dikatakan bahwa Yesus Kristus yang pertama bangkit dari antara orang mati, Dia yang mengasihi kita dan yang oleh darah-Nya Ia telah melepaskan kita dari dosa kita. Dia menjadikan kita satu kerajaan dan menjadi imam-imam bagi Allah Bapa. Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan lebih jelas di sini.
Darah Kristus yang dicurahkan melalui pengorbanan-Nya ketika Ia disalibkan, telah menyucikan kita dari segala dosa kita. Kristus yang pertama bangkit dari orang mati. Mungkin Anda berkata bukankah selain Tuhan Yesus ada juga beberapa orang lain yang pernah bangkit dari kematian, misalnya Lazarus, juga anak perempuan kepala rumah ibadat, dan lagi anak seorang janda yang sedang diusung untuk dimakamkan, juga Dorkas /Tabita. Betul, memang benar mereka masing-masing pernah dibangkitkan dari kematian tetapi mereka masing-masing juga tidak hidup untuk selamanya. Tetapi Tuhan Yesus, sesudah bangkit dan menampakkan dirinya selama 40 hari, Tuhan Yesus naik ke surga. Yesus tidak mati lagi. Kebangkitan Tuhan Yesus memberi kita jaminan bahwa kita juga akan mati, tetapi kita akan bangkit dan hidup bersama Kristus untuk selama-lamanya.
Satu hal lagi yang sangat luar biasa dalam Nubuat ini adalah bahwa Tuhan Yesus yang menyelamatkan kita melalui darah-Nya, menjadikan kita satu kerajaan. Itu berarti Anda dan saya serta pengikut-pengikut Kristus merupakan satu keluarga dimana Tuhan Yesus adalah Raja di atas segala raja bagi kita. Demikian juga kita menjadi imam-imam bagi Allah Bapa. Anda dapat menghampiri Allah dan memohonkan keperluan, keinginan, rencana, cita-cita, bahkan kegalauan Anda dan keluarga atau teman Anda kepada-Nya tanpa perantara. Luar biasa bukan? Berbahagialah setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus dan yang menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat. Marilah kita memuliakan Tuhan Yesus sampai selama-lamanya.
(JET14042023)
Pokok Doa:
- Mendoakan Rapat Perancang Bulan April yang dilaksanakan pada tanggal 14 April 2023;
- Ibadah Doa Fajar secara Online, persiapan para pelayan Tuhan, perangkat dan jaringan yang dipakai berfungsi dengan baik;
- Doakan untuk keamanan bangsa Indonesia agar dijauhkan dari tindakan-tindakan kejahatan (criminal, Terorisme dll).
Pokok Doa GBIK Cabang Gerbang Mutiara
- Mengucap Syukur Kegiatan gereja Sekolah Minggu, Jam Doa, Kebaktian Umum dan Ibadah Rumah Tangga dapat terus berjalan;
- Mengucap Syukur kunjungan dan BimBel dapat terus berjalan, Kelas I SD sudah dapat membaca dan yang akan masuk SD sudah pandai mengeja;
- Doakan ada 2 anak (orang tua Katolik) yang mulai ikut SM (indria) dan remaja yang baru dibaptis terus setia dan aktif dalam pelayanan.
