“Karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus”
(Roma 3:23-24)
Kita tau bahwa upah dosa ialah maut (Rm.6:23) dan disebutkan dalam nats bahwa semua orang telah berbuat dosa sehingga kehilangan kemuliaan Allah (Rm.3:23). Situasi keberdosaan manusia membuat manusia diperhadapkan dengan kematian kekal (neraka – maut) yang sangat berbanding terbalik dengan tujuan penciptaan dimana Allah ingin manusia hidup kekal bukan mati kekal. Dan satu syarat untuk masuk kedalam kerajaan neraka adalah berbuat dosa, bukan berbuat dosa-dosa. Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa satu dosa dapat membawa kita masuk kedalam neraka. Dan oleh karena semua manusia telah berbuat dosa, maka tidak akan ada manusia yang dapat hidup kekal bersama dengan Allah. ’Tidak mungkin sorga yang suci dimasuki oleh manusia yang berdosa’. Namun oleh karena Allah mengasihi kita, maka Ia mau berurusan dengan dosa (2 Kor.5:21) sehingga kita layak untuk masuk kedalam tempat suci-Nya.
Sebentar lagi kita akan merayakan Jumat Agung dan Paskah yang merupakan momen sentral Kekristenan dimana TuhanYesus disalibkan, mati dan bangkit. Karya penebusan inilah yang melayakkan kita untuk bersama-Nya di Kerajaan Sorga kelak. Apa perasaan kita dalam meresponi kedua momen ini? Rasa haru karena melihat bukti cinta kasih Tuhan yang begitu luar biasa karena Ia tidak ingin manusia binasa (Yoh.3:16) atau sukacita karena Tuhan sudah memperdamaikan kita dengan Allah (Rm.5:10) yang membuat kita dilayakkan untuk bersama-Nya di Kerajaan Sorga? Baik rasa haru dan sukacita pasti kita rasakan bersama, karena cinta kasih Tuhan begitu mengena didalam sanubari kita. Cinta kasih Tuhan merupakan cinta terbaik, tersejati, tertulus, terindah dan terabadi. Cinta kasih Tuhan membuat yang kotor menjadi bersih, yang tertolak dirangkul-Nya, yang tertindas diangkat-Nya dan yang tidak layak dilayakkan-Nya. Satu sikap yang harus kita ambil dalam menyikapi momen ini ada terdapat dalam Galatia 4:5 ‘saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih’. Dalam ayat tersebut terdapat makna yang sangat dalam yaitu bahwa manusia yang telah diselamatkan seharusnya tidak lagi berurusan dengan dosa dalam hal berteman dengannya karena jika kita kembali berteman dengan dosa maka kita secara tidak langsung sedang menodai Karya Keselamatan. Untuk itu, marilah kita mempergunakan kehidupan ini untuk menyenangkan Tuhan dan semakin bergaul karib dengan-Nya. Hindari dosa dan hiduplah dalam cinta-Nya.
Tuhan Yesus memberkati
(YG05042023)
Pokok Doa:
- Doakan Indonesia dalam meningkatkan Pendidikan di sekolah dalam pemanfaatan digital dapat mengakses materi pelajaran lebih luas dan berguna mencerdaskan bangsa;
- Doakan GBIK berserta Cabang Pos PI TPW dan KPW dapat menjadi sarana penjangkuan penginjilan untuk jiwa-jiwa baru dapat di menangkan, percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya;
- Doakan Jemaat berani bersaksi didalam hidupnya menjadi terang dan garam.
Pokok Doa GBIK Cabang Imanuel, Rantau Prapat
- Doakan pada tanggal 9 april Ulang Tahun Gereja yang ke-8;
- Doakan Saat ini gereja sedang membutuhkan keyboard,karena tombol keyboard tidak berfungsi lagi semua;
- Doakan gereja saat ini sedang di Cat oleh jemaat dan dana dari Jemaat;
- Rencana pada Bulan Juni akan Ada Baptisan.

Amin
Tuhan Yesus memberkati