“Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. ”Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.”
(Ibr. 10:36-37)
Dalam khotbah minggu lalu tanggal 16 Januari 2022 yang diambil dari Mazmur 6:1-11, disitu kita mendapatkan pembelajaran dari Tuhan melalui Daud bahwa jika kita mengalami hidup yang berbeban berat datang kepada Allah melalui doa dan iman adalah langkah dan cara yang tepat. Namun bukan berarti jika kita berdoa kepada Tuhan segala persoalan kita akan segera teratasi oleh karena kadang Tuhan menunda menjawab doa-doa kita. Namun satu hal yang harus kita ingat dan mengerti adalah bahwa penundaan itu bukanlah penolakan. Hanya karena jawaban atau mukjizat Tuhan belum terjadi, bukan berarti Tuhan tidak akan menjawab doa kita, melupakan kita, atau tidak memedulikan kita.
Kita sebagai orang percaya harus menyadari betul bahwa semua yang ingin kita capai termasuk jawaban doa memerlukan proses. Bagian dari proses kedewasaan rohani kita adalah memelajari bedanya “tidak” dengan “belum”, antara “penolakan dengan penundaan”. Kita dituntut untuk sabar dalam segala hal termasuk menanti jawaban-jawaban doa sebab Tuhan menguji kesabaran kita berulang kali. Alkitab berkata kepada kita: “Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.” (Ibr. 10:37). Ujian Allah membantu kita dapat melihat bagaimana kuasa-Nya bekerja dalam diri kita dan untuk menentukan seberapa jauh komitmen kita kepada-Nya. Tuhan menguji kita juga supaya kita tahu bahwa Dia adalah Allah yang setia dan tidak pernah mengimgkari janji-janji-Nya meski jawaban yang kita harapkan tertunda.
Saudaraku yang dikasihi Tuhan, yakinlah bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang sangat mengasihi kita. jika kita sampai saat ini masih bisa bertahan menghadapi berbagai persoalan itu juga karena penyertaan Dia kepada kita. Dia telah memampukan kita dalam segala hal, maka lawanlah keputusasaan agar kita mampu meraih kemenangan dengan tetap bertekun dalam melakukan kehendak Allah. Tuhan Yesus memberkati.
(AP20012022)
Pokok Doa:
- Doakan GBIK dalam mengelola keuangan Gereja dan persembahan yang masuk, serta mampu mencukupi seluruh kebutuhan pelayanan Gereja;
- Doakan Jemaat GBIK tetap setia memberikan perpuluhan persembahan kepada Tuhan walaupun situasi dan kondisi perekonomian belum stabil, serta tetap memberi dengan hati yang tulus untuk pekerjaan Tuhan di GerejaNya;
- Doakan anak-anak muda/sudah lulus kuliah yang sedang mencari pekerjaan. Kiranya Tuhan Yesus memberi pekerjaan, peluang usaha sesuai talentanya.
