“Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada Tuhan dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit rlagi yang seperti dia”
(2 Raj.23: 25)
Bangsa Indonesia dijajah Belanda selama kurang lebih 350 tahun. Ini bukan waktu yang singkat, kalau umur manusia dibuat rata-rata tujuh puluh tahun, berarti penjajahan itu berlangsung selama lima generasi. Penjajahan selama itu pasti berpengaruh terhadap cara hidupnya. Tidak heran kalau banyak pengaruh budaya Belanda terasa kuat sampai sekarang, banyak bahasa Belanda yang menjadi dialek bahasa kita, misalnya kata teken, sonder, dan beberapa kata lainnya.
Yosia adalah raja Yehuda yang menjadi raja dalam usia yang sangat muda yakni 8 tahun dan memerintah cukup panjang yakni 31 tahun. Ia memerintah dengan benar, tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri sepert Daud, bapa leluhurnya (2 Raj. 22: 1-2), tidak seperti dua raja pendahulunya yakni Amon, bapaknya yang memerintah dengan melakukan apa yang jahat di mata Tuhan, yakni beribadah kepada berhala-berhala (2 Raj. 21: 19-22), dan kakeknya, Manasye yang juga demikian adanya melakukan apa yang jahat di mata Tuhan dengan mendirikan bukit-bukit pengorbanan, membangun mezbah-mezbah untuk Baal, membuat patung Asyera serta sujud kepadanya (2 Raj. 21: 1-3).
Yosia melakukan banyak sekali pembaharuan-pembaharuan cara hidup rakyatnya untuk menunjukkan keseriusan keinginannya hidup benar di hadapan Tuhan. Beberapa yang dilakukannya adalah :
- Memperbaiki dan membersihkan Rumah Tuhan yang tidak diurus raja sebelumnya dengan mengeluarkan dana yang besar untuk pekerja-pekerjanya (2 Raj. 22:1-7).
- Pergi ke Rumah Tuhan dengan semua orang Yehuda, semua penduduk Yerusalem, para imam, para nabi, dan seluruh orang awam untuk mendengar firman Tuhan, mereka berjanji untuk hidup menurut perintah Tuhan dengan segenap hati dan segenap jiwa (2 Raj. 23: 1-3).
- Meminta kepada para iman untuk mengeluarkan dan membakar dari Bait Allah segala perkakas yang di buat untuk Baal dan Asyera dan tentara segala langit (2 Raj. 23: 4-6).
- Dan masih banyal lagi yang dilakukan Yosia untuk memperbaharui cara hidup bangsa Yehuda supay hidup berkenan di mata Tuhan ( 2 Raj. 23: 7-24).
Raja Yosia dikenal baik dan menjadi raja yang sangat disegani rakyatnya maupun bangsa di sekitarnya karna keberaniannya untuk memperbaharui cara hidup bangsanya, hal ini terbukti dengan lamanya ia memerintah kerajaan Yehuda yakni 31 tahun. Jika kita mau hidup berkenan di mata Tuhan, kita harus berani dan mendobrak dan meninggalkan cara hidup lama kita yang jahat di hadapan Tuhan. Pasti berkat Tuhan tercurah dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI24082020)
Pokok Doa:
- Mendoakan anugerah pemulihan bagi anggota masyarakat RI yang terkena virus Covid 19;
- Mendoakan Kaum Muda dalam pertumbuhan rohani kiranya kuat iman dalam Kristus;
- Mendoakan Murid-murid SM kelas Madya diberikan kesehatan dan makin bertumbuh dalam pengenalan kasih Kristus.

Amin