PERAN ROH KUDUS BAGI ORANG PERCAYA
(Kis. 1:8; 2:4)
Peristiwa Kenaikan Tuhan Yesus ke sorga tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan misi Tuhan Yesus ke dalam dunia ini. Tuhan Yesus yang adalah Allah terlahir ke dalam dunia sebagai manusia, bertumbuh di lingkungan keluarga tukang kayu, menjalankan tugas keluar-masuk kampung dan kota untuk memberitakan kabar sukacita kepada banyak orang. Dalam pelayanan-Nya banyak orang menjadi percaya, tetapi tidak sedikit yang memusuhi-Nya, akhirnya Ia disalibkan, meninggal, lalu dikuburkan. Pada hari ketiga Ia bangkit, menampakkan diri kepada banyak orang selama empat puluh hari, kemudian disaksikan banyak orang juga naik ke sorga. Sepuluh hari setelah kenaikan-Nya, atau lima puluh hari setelah kebangkitan-Nya, Ia menepati janji-Nya dengan turunnya Roh Kudus pada setiap orng percaya.
Apa yang tertulis dalam Kis. 1:8 yang diucapkan sesaat sebelum naik ke sorga, “Tetapi kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea, dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.”, pada hari Pentakosta digenapi-Nya dalam Kis. 2:4, “Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh Kudus kepada mereka untuk mengatakannya.”
Dari dua ayat tersebut, kita bisa menyatakan turunnya Roh Kudus adalah bagian dari upaya Tuhan menyelamatkan umat manusia di muka bumi ini. Sekarang marilah kita memahami tiga hal dari antara banyak sekali peran Roh Kudus bagi orang percaya :
- Roh Kudus bersaksi bersama roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Setelah orang menjadi percaya Tuhan Yesus, Roh Kudus akan masuk dalam kehidupannya, menguasai dan memimpin orang percaya. Roh Kudus dan roh orang percaya tersebut bersaksi kepada dunia bahwa orang percaya itu diangkat menjadi anak-anak Allah. “Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.” (Rm. 8:16). Dengan peran tersebut, maka Roh Kudus secara terbuka menyatakan kepada dunia, setiap orang percaya telah berpindah dari hidupnya yang dahulu tidak mengenal Allah kepada kehidupan bersama-sama dengan kasih Allah.
- Roh Kudus menguatkan dan meneguhkan orang percaya. Hal ini sangat menggembirakan orang percaya. Di dalam perjuangan hidup di dunia ini orang percaya tidak luput dari berbagai persoalan dan tekanan hidup yang silih berganti menghampirinya. Penguatan dan peneguhan dari Roh Kudus memberi “tenaga ekstra” menghadapi tekanan hidup di dunia ini. “Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu.” (Ef. 3:16). Dengan peran ini seharusnya orang percaya tidak lagi mengalami ketakutan menghadapi beratnya persoalan yang dihadapinya, karena Roh Kudus menguatkan dan meneguhkannya.
- Roh Kudus memimpin orang percaya dalam seluruh kebenaran. Peran yang tidak kalah pentingnya ini membawa orang percaya dapat menunjukkan jati dirinya sebagai anak-anak Allah. Orang percaya dalam situasi dan kondisi apapun selalu berpegang pada kebenaran yang didasarkan kepada firman-Nya. “Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.” (Yoh. 16:13). Betapa sukacita dan bahagianya orang percaya dengan hal ini.
Jelaslah sudah bahwa Roh Kudus memiliki peran istimewa bagi hidup kita orang percaya, apa yang dikerjalan-Nya menjadikan kita kuat, teguh dalam iman menghadapi tekanan dan ancaman seberat apapun, menjadikan kita hidup dalam seluruh kebenaran Allah, sehingga kita mampu mambawa diri sebagai anak-anak Allah yang benar. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
