“Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.” (1 Petrus 5:3) Ada beberapa orang beranggapan bahwa pemimpin adalah orang yang paling berkuasa untuk memerintah, mengatur dan yang mengendalikan sesuatu. Mereka mempunyai kuasa atau otoritas dalam memutuskan dan umumnya tidak mau dikritik apalagi…
SRHI 13 AGU 21 – MENJADI PEMIMPIN MENURUT YESUS (Matius 20:20-27)
“Yesus berkata kepada mereka: “Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: “Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi…
SRHI 12 AGU 21 – DAUD PEMIMPIN BANGSA YANG KUAT (Bagian II)
“Daud mengumpulkan pula semua orang pilihan di antara orang Israel, tiga puluh ribu orang banyaknya. Kemudian bersiaplah Daud, lalu berjalan dari Baale-Yehuda dengan seluruh rakyat yang menyertainya, untuk mengangkut dari sana tabut Allah, yang disebut dengan nama TUHAN semesta alam yang bertakhta di atas kerubim. Mereka menaikan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru…
SRHI 11 AGU 21 – DAUD PEMIMPIN BANGSA YANG KUAT (Bagian I)
“Lalu raja dengan orang-orangnya pergi ke Yerusalem, menyerang orang Yebus, penduduk negeri itu. Mereka itu berkata kepada Daud: “Engkau tidak sanggup masuk ke mari; orang-orang buta dan orang-orang timpang akan mengenyahkan engkau!” Maksud mereka: Daud tidak sanggup ke mari. Tetapi Daud merebut kubu pertahanan Sion, yaitu kota Daud.” (2 Sam. 5:6-7) Setelah Daud diurapi Samuel,…
SRHI 10 AGU 21 – MENJADI ORANG BERWIBAWA ATAU ORANG KUAT
“Orang yang bijak lebih berwibawa dari pada orang kuat, juga orang yang berpengetahuan dari pada orang yang tegap kuat.” (Amsal 24: 5) Memperhatikan para pemimpin yang memimpin negeri tercinta ini baik di tingkat pusat maupun daerah, secara langsung maupun tidak langsung dapat terlihat siapa yang memiliki wibawa penuh, cukup atau kurang. SRHI kemarin Senin, 9…
SRHI 9 AGU 21 – MENJADI PEMIMPIN YANG BERBIBAWA
“Beritakanlah semuanya itu, nasehatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu. Janganlah ada orang yang menganggap engkau rendah.” (Tit. 2: 15) Menurut KBBI wibawa adalah pembawaan untuk dapat menguasai, mempengaruhi dan diharmati orang lain melalui sikap dan tingkah laku yang mengandung kepemimpinan dan penuh daya tarik. Wibawa seperti itu yang dinasehatkan Paulus kepada Titus yang sedang…
SRHI 7 AGU 21 – HIDUP TUNDUK PADA PEMERINTAH
“Ingatkanlah mereka supaya mereka tunduk pada pemerintah dan orang-orang yang berkuasa, taat dan siap untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik.” (Titus 3:1) Kita adalah ciptaan Tuhan, yang dilahirkan sebagai bangsa Indonesia. Dengan berbagai suku bangsa yang ada, maka sangat penting kita menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Bangsa ini sangat berarti untuk kita, jika bangsa ini…
SRHI 6 AGU 21 – MENJADI WARGA NEGARA YANG BERTANGGUNG JAWAB (Mazmur 122:1-9)
“Berdoalah untuk kesejahteraan Yerusalem: “Biarlah orang-orang yang mencintaimu mendapat sentosa. Biarlah kesejahteraan ada di lingkungan tembokmu, dan sentosa di dalam purimu!”” (Mazmur 122:6-7) Apakah Anda berdoa untuk NKRI? Firman Tuhan berkata kita harus berdoa untuk negara kita, berdoa untuk negeri di mana Tuhan menempatkan kita. Kita mesti berupaya menjadi Warga Negara yang dipakai Tuhan untuk…
SRHI 5 AGU 21 – BANGSA YANG TAKUT TUHAN DIBERKATI-NYA
“Berbahagialah bangsa, yang Allahnya ialah TUHAN, suku bangsa yang dipilih-Nya menjadi milik-Nya sendiri!” (Mzm. 33:12) Jika suatu bangsa memilih Tuhan menjadi Allahnya dan takut kepada-Nya, betapa diberkati bangsa itu secara melimpah baik secara ekonomi, pendidikan, kesehatan, kebudayaaan dan lain sebagainya. Sebab hanya Tuhan Allah-lah yang mengaruniakan kekayaan, kehormatan, keagungan, dan kemasyhuran kepada suatu bangsa dan…
SRHI 4 AGU 21 – MAJU DAN JAYALAH BANGSAKU
“Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.” (Ams. 14:34) Cita-cita semua rakyat dan pemimpin suatu negara adalah supaya negaranya aman, sentosa, makmur, adill, bahkan menjadi negara yang besar dan jaya. Itulah juga yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 Alenia ke-4. Namun perlu kita ketahui bersama bahwa kebesaran dan…










