““Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!.” (Filipi 4:4 ) Tidak ada orang yang tidak ingin merasakan sukacita dalam kehidupannya. Akan tetapi ukuran sukacita masing-masing orang tentulah berbeda-beda. Dan yang pasti manusia ataupun semua orang akan merasakan sukacita apabila ia mendapat apa yang diinginkannya, mengalami keberhasilan dalam usahanya, ataupun hal lainnya yang berhasil ia…
Author: Daniel Harson
SRHI 7 FEB 24 – SUKACITA ADALAH KEPUTUSAN
““Bersukacitalah senantiasa.” (1 Tesalonika 5:16) Apa pandangan kita terhadap sukacita? Apakah sukacita merupakan sebuah perasaan atau keputusan? Terkadang manusia cenderung melihat sukacita sebagai sebuah perasaan, namun dalam kekristenan sukacita adalah keputusan. Hal ini selaras dengan Buah Roh yang terdapat dalam Galatia 5:22. Memang tidak ada salahnya jika kita menganggap sukacita sebagai sebuah perasaan, namun lebih…
SRHI 6 FEB 24 – SUKACITA KARENA KASIH
““Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus.” (Filemon 1:4-5) Kasih itu mudah dikatakan dan sulit untuk dilakukan. Kasih yang menjadi standar di Alkitab adalah kasih Kristus. Kasih Yesus memiliki ciri khas yang indah yaitu dengan…
SRHI 5 FEB 24 – TUHAN PUNYA RENCANA DALAM SETIAP PERSOALAN, BERSUKACITALAH!
““Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Rm. 8:28) Salah satu janji Allah terbesar kepada setiap anak-anak-Nya terdapat juga dalam Roma 8:28. Coba kita baca dan renungkan baik-baik ayat tersebut di atas! Ayat tersebut tidak…
SRHI 4 FEB 24 – MENCIPTAKAN SUKACITA DALAM KEHIDUPAN
““Aku sangat bersukacita dalam Tuhan, bahwa akhirnya pikiranmu dan perasaanmu bertumbuh kembali untuk aku. Memang selalu ada perhatianmu, tetapi tidak ada kesempatan bagimu. Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara…
SRHI 3 FEB 24 – SETIA TIDAK BERKESUDAHAN
““Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.” (Mazmur 119:90) Bila kita mengenal Allah maka kita tahu bagaimana kesetiaan Allah, yang selalu menggenapi janji Nya. Ia tidak pernah mengecewakan orang orang mempercayai Firman Nya. Di Dalam tokoh alkitab kita mengenal Abraham yang membuktikan kesetiaan Allah, setelah menunggu kelahiran anak yang dijanjikan selama…
SRHI 2 FEB 24 – BAHAYA BILA TIDAK SETIA ( Ibrani 3:12-19 )
““Waspadalah, hai saudara-saudara, supaya di antara kamu jangan terdapat seorang yang hatinya jahat dan yang tidak percaya oleh karena ia murtad dari Allah yang hidup. Tetapi nasihatilah seorang akan yang lain setiap hari, selama masih dapat dikatakan “hari ini,” supaya jangan ada di antara kamu yang menjadi tegar hatinya karena tipu daya dosa. Karena kita…
SRHI 1 FEB 24 – BERLAKU SETIA KEPADA TUHAN
““Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.” (Lukas 16:10) Tuhan kita adalah Allah yang setia dan selalu mentepati janji-Nya, ketika Dia berjanji akan membebaskan manusia dari dosa, Ia menepatinya dengan mengirimkan anak-Nya yang tunggal. Hingga kita layak…
SRHI 31 JAN 24 – TIDAK RUGI KALAU KITA SETIA
““Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya’.” (Yakobus 1:8 ) Dalam kita menjalin hubungan, kesetiaan sangat diperlukan. Ada begitu banyak cara untuk kita menunjukan bentuk kesetiaan kita, mulai dari berkomunikasi setiap hari, mengunjungi rumahnya atau bahkan dalam fase lebih lanjut melaksanakan tunangan. Pada pointnya, kalau kita serius maka kita setia. Hal ini…
SRHI 30 JAN 24 – LULUSKAH UJIAN KESETIAAN?
““Tetapi jawab Ayub kepadanya: ”Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.” (Ayub 2:10) Ujian didefiniskan sebagai sesuatu yang dipakai untuk mengecek mutu sesuatu, tingkat pemahan atau keberhasilan dalam menghadapi sesuatu. Misalnya di sekolah untuk…









