ISTILAH TENTANG IMAN KITA
“Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karena Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya. (Ibrani 2:1-4)
Surat Ibrani ditulis untuk menguatkan iman orang-orang Kristen Ibrani / Yahudi yang menghadapi penganiayaan dan godaan untuk kembali ke agama Yahudi mereka. Penulis surat ini ingin menunjukkan bahwa Yesus Kristus lebih unggul daripada tokoh-tokoh dan praktik-praktik dalam Perjanjian Lama, dan bahwa iman kepada Kristus adalah jalan yang benar menuju keselamatan.
Untuk itu dalam Surat Ibrani ini beberapa hal penting yang ingin disampaikan oleh penulis surat Ibrani adalah:
- Yesus lebih tinggi dari tokoh-tokoh Perjanjian Lama:Penulis menunjukkan bahwa Tuhan Yesus lebih mulia dari para nabi Perjanjian Lama, malaikat, Musa, dan imam besar Harun.
- Yesus adalah Imam Besar yang sempurna: Yesus adalah Imam Besar yang sejati, yang mempersembahkan diri-Nya sebagai kurban yang sempurna untuk dosa-dosa manusia, dan menawarkan akses yang lebih baik kepada Allah daripada imamat Harun.
- Iman kepada Kristus adalah kunci keselamatan: Penulis Surat Ibrani menekankan bahwa keselamatan diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus dan bukan melalui praktik-praktik ritual dalam agama Yahudi.
- Peringatan untuk tetap setia: Surat Ibrani juga berisi peringatan keras agar orang Kristen tetap teguh dalam iman mereka kepada Kristus, meskipun menghadapi penganiayaan dan godaan.
Dengan demikian, surat Ibrani ditulis untuk memperkuat iman orang-orang Kristen Ibrani / Yahudi, yang menunjukkan keunggulan Yesus Kristus, dan mendorong mereka untuk tetap setia kepada-Nya.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan. Ibrani 2:1-4 menekankan pentingnya memperhatikan keselamatan yang telah diberitakan, karena kelalaian dalam hal ini dapat membawa konsekuensi serius. Ada satu frase yang mesti jadi pengingat bagi kita semua yaitu: “Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus (Terombang-ambing).
Beberapa gereja saat ini menghindari penggunaan istilah Alkitabiah untuk menjelaskan arti diselamatkan, karena istilah-istilah tersebut dapat membingungkan. Namun, karena Allah memilih kata-kata ini untuk menyampaikan keagungan keselamatan kita, kita tidak boleh mengabaikannya. Untuk memahami kasih karunia, penting bagi kita untuk memahami konsep-konsep berikut:
• Penebusan mengacu pada pembayaran oleh Kristus atas dosa—dengan kata lain, kematian-Nya telah menebus kita bagi Allah.
• Regenerasi adalah karya supernatural Roh Kudus, di mana Ia memampukan kita hidup secara ilahi dan menjadikan kita ciptaan baru.
• Pembenaran adalah pernyataan Allah bahwa melalui iman kita kepada Kristus, kita dibenarkan dan dibebaskan dari kesalahan atas dosa.
• Pengampunan adalah penghapusan kesalahan kita; untuk mencapai hal ini, Yesus disalibkan menggantikan kita dan menanggung dosa-dosa kita (1 Petrus 2:24).
• Rekonsiliasi adalah pemulihan hubungan yang benar dengan Allah. Kita bukan lagi musuh-Nya, melainkan anak-anak-Nya yang terkasih.
• Pengudusan berarti dipisahkan bagi Allah. Ini adalah proses di mana kita bertumbuh dalam kekudusan dan ketaatan.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Semakin Anda memahami kedalaman keselamatan Anda, maka semakin besar pula rasa kagum, rasa syukur, dan kasih Anda kepada Tuhan Yesus Juruselamat Anda. Jadi, renungkanlah firman Tuhan ini dan kepenuhan keselamatan Anda, dan biarkanlah firman Tuhan ini senantiasa memenuhi pikiran dan hati Anda.
(JET01O82025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 1 Agustus 2025
1. Berdoa untuk jemaat yang sedang sakit, baik yang dirawat di Rumah Sakit maupun di rumah, agar diberikan kesembuhan yang sempurna dari Tuhan dan bagi yang merawat diberi kesabaran, kesehatan dan sukacita dari Tuhan Yesus.
2. Berdoa untuk orang-orang yang ada di lingkungan sekitar Gereja agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban pada saat ibadah berlangsung, baik pada saat Ibadah Minggu maupun acara Persekutuan lainnya.
3. Berdoa untuk bangsa dan negara kita, Indonesia, kiranya melalui Kementerian Agama RI dapat menjaga kerukunan umat beragama dan saling bertoleransi.
Pokok Doa untuk Cabang Eklesia, Pelita, Halmahera Utara
1. Berdoa untuk jemaat yang sakit, Tuhan berikan kesembuhan dan seluruh Jemaat Cabang Eklesia dilindungi dari segala penyakit maupun marabahaya lainnya.
2. Doakan jemaat tetap setia dalam beribadah, baik ibadah Minggu maupun kegiatan gereja lainnya.
3. Berdoa bagi Gembala Sidang Pdm. Yunus Tuwongadil dan Keluarga supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan jemaat.
