Daftar bacaan Alkitab hari ini, Kamis 21 Mei 2026 :
Ayub 15 – 17
Tetapi Ayub menjawab: ”Hal seperti itu telah acap kali kudengar. Penghibur sialan kamu semua!”
(Ayub 16:1-2)
Ketika kita berfokus untuk berdebat, bukannya mengerti penderitaan teman dan saudara kita, maka yang terjadi adalah kita menjadi penghibur yang menyusahkan. Ayub tidak tahan lagi dengan kecaman dari teman-temannya, sehingga ia berseru kepada mereka: “Penghibur sialan kamu semua!”. Kata-kata ini juga bisa berarti “penghibur yang menyusahkan”. Ayub menjelaskan betapa Allah telah memorak-porandakan keluarganya, menerkamnya, menyerahkan dirinya kepada orang lalim, dan merobek-robek dirinya (ayat 7-16), padahal ia tidak bersalah (ayat 17). Walaupun ia dicemooh oleh sahabat-sahabatnya, Ayub yakin bahwa saksi yang membela dirinya ada di surga (ayat 9-21). Kemudian, Ayub kembali meratapi keadaannya yang membuatnya patah semangat dan kehilangan harapan (lihat Ayub 17:1-16)
Seorang sahabat setidaknya dapat memberikan penghiburan kepada sahabatnya yang menderita. Tetapi, teman-teman Ayub bukan saja tidak memberikan kelegaan, malah sebaliknya, mereka makin menyusahkan dirinya yang sudah begitu menderita. Karena itu, mereka telah menjadi “penghibur yang menyusahkan” bagi Ayub.
Dari keluhan Ayub, seharusnya teman-temannya belajar untuk mengerti bahwa keluhan Ayub keluar dari penderitaannya yang tidak tertahankan. Ayub tidak hendak berdebat secara doktrinal, tetapi ia sedang mencurahkan isi hatinya di dalam keadaannya yang sangat menyakitkan. Sayangnya, teman-temannya tidak dapat mendengar jeritan hatinya. Padahal, keadaan Ayub sangat patut dikasihani. Ia terus jatuh ke dalam keputusasaan, bahkan ia tidak dapat lagi melihat adanya harapan baginya di dalam kehidupan di bumi.
Baiklah kita sebagai orang percaya, sebagai saudara seiman harus memperhatikan satu sama lain dan dalam menghadapi saudara seiman yang sedang sangat menderita, kita perlu belajar untuk mendengarkan, bukan hanya dengan telinga, tetapi juga dengan hati. Hal penting yang perlu kita lakukan bukanlah berdebat lewat perkataan, melainkan menemaninya, menangis bersamanya, serta mendengarkan keluhannya sebagai curahan hati dan bukan ajang perdebatan.
(KS21052026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Kamis, 21 Mei 2026
- Berdoa bagi Gereja Induk Cabang, Pos PI, TPW, BPW, KPW yang saat ini berada dibawah naungan GBIK agar dapat menjalankan kegiatan pelayannya dengan baik dan tercukupi segala kebutuhan yang diperlukan.
- Berdoa bagi Gereja-Gereja Tuhan dengan beragam denominasi di negara Indonesia agar memiliki kesatuan hati untuk bersama-sama membangun Tubuh Kristus.
- Berdoa agar semua program yang dikerjakan pemerintah membawa kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, berdoa kiranya Lembaga-Lembaga Negara MPR DPR DPD, Kejaksaan, Kehakiman, TNI, Polri dan semua jajaran Pemerintah lainnya dapat bekerja dengan jujur, tidak korupsi, pungli, manipulasi untuk kepentingan pribadi dan golongan
Pokok Doa untuk BPW Pemuridan, Sidikalang, Dairi – Sumatera Utara
- Berdoa untuk Jemaat yang sedang sakit, kiranya Tuhan menjamah dan memberikan kesembuhan.
- Berdoa untuk kegiatan rutin gereja (Ibadah & Sekolah Minggu) dapat berjalan dengan baik dan lancar serta kegiatan KPW, KMBI, Jam Doa, Sabtu Ceria, dapat aktif secara rutin dan banyak jemaat yang menghadirinya.
- Doakan pelayanan Bp. Samuel Paradongan Purba beserta keluarga supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam melayani jemaat, serta diberikan berkat yang cukup.
