“Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal ini.” (Gal. 5: 22-23) Salah satu dampak negatif dari tidak bisa menguasai diri adalah seringnya orang tersebut marah-marah dan melakukan hal-hal yang melampaui batas-batas kewajaran. Marah itu tidak salah, tidak dilarang, tetapi kalau…
Category: Renungan
SRHI 4 OKT 21 – PENGUASAAN DIRI YANG MEMBERKATI
“Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: ”Tuhan tolonglah aku.” Tetapi Yesus menjawab; “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.”” (Mat. 15:25-27) Penguasaan diri tiap orang berbeda satu dengan yang lain. Ada…
SRHI 2 OKT 21 – ALLAH ADALAH KASIH
“Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.” (1Yohanes 4:8) Bila kita membaca Alkitab maka akan tahu bagaimana rencana Allah terhadap manusia. Awalnya Allah menciptakan alam semesta, antariksa dan tumbuh-tumbuhan serta hewan. Semua baik adanya. Setelah itu Allah melihat tidak ada yang memelihara menikmati dan mengusahakan ciptaanNya. Maka diciptakanlah manusia pria…
SRHI 1 OKT 21 – ALLAH MENGIRIM BERKAT-NYA KE TEMPAT LAIN APABILA KITA GAGAL MENGASIHI (Lukas 4:16-27)
“Dan Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon.” (Lukas…
SRHI 30 SEP 21 – KASIH YANG NYATA DAN BENAR (Bagian 2)
“Anak-anakku marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (1 Yoh. 3:18) Kemarin kita belajar dan meneladani bukti kasih yang nyata dan benar dari seorang Samaria. Sekarang kita akan melihat teladan kasih dalam tindakan nyata melalui proses kelahiran Tuhan Yesus: Alkitab berkata bahwa Maria masih perawan dan bertunangan…
SRHI 29 SEP 21 – KASIH YANG NYATA DAN BENAR (Bagian 1)
“Anak-anakku marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” (1 Yoh. 3:18) Perumpamaan Tuhan Yesus tentang orang yang dirampok dan dianiaya hingga luka parah, lalu ada tiga orang yang lewati, antara lain: Seorang Imam, seorang Lewi, seorang Samaria. Imam adalah perantara antara manusia dan Allah dalam penyembahan (konteks…
SRHI 28 SEP 21 – TUHAN YESUS MENGASIHI JANDA DI NAIN
“Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: ‘Jangan menangis.” Sambil menghampiri usungan itu, Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah.” Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.” (Luk. 7: 13-15) …
SRHI 27 SEP 21 – MENGASIHI DENGAN MENYEMBUHKAN ORANG SAKIT
“Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan berbicara, sebab mereka mengenal Dia.” (Mrk. 1: 34) Menyembuhkan orang sakit sampai sembuh adalah suatu tindakan nyata menolong orang. Pada masa sekarang tindakan itu dilakukan oleh dokter yang memang belajar secara khusus untuk profesi itu. Di samping dokter…
SRHI 25 SEP 21 – IBADAH YANG MENJADI BERKAT
“Jikalau ada seorang menganggap dirinya beribadah, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri, maka sia-sialah ibadahnya.” (Yak 1:26) Bisa memberikan yang terbaik kepada sesama dan kepada orang lain adalah perbuatan yang baik. Secara tidak sadar orang lain mengetahui bahwa mereka telah banyak membantu dan melayani. Ini tampak rohani dapat melayani dan membantu sesama…
SRHI 24 SEP 21 – MERAJUT KEMBALI KASIH DI ANTARA KITA (Kis12:24 -13:1-13; 15:35-40; 2 Tim 4:9-11)
“Berusahalah supaya segera datang kepadaku, karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia. Hanya Lukas yang tinggal dengan aku. Jemputlah Markus dan bawalah ia ke mari, karena pelayanannya penting bagiku.” (2 Timotius 4:9-11) Selama bulan September ini kita telah mendengar…









