“Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!” (Mzm. 42: 6) Kita tidak perlu bertanya berapa anak Tuhan yang hidup dalam masalah? Sebab tidak ada seorang pun di dunia ini yang hidupnya tanpa masalah. Justru masalah itu adalah salah satu tanda…
Category: Renungan
SRHI 25 JUL 22 – TUHANLAH PENOLONG KITA
“Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi” (Mzm. 124: 8) Ayat nats hari ini sering dipakai sebagai ayat pembuka ibadah di gereja-gereja tertentu, selalu ayat ini seolah tidak ada ayat lain yang serupa. Hal ini bukanlah persoalan kita, yang jelas ayat tersebut merupakan ayat yang sangat dikagumi, diyakini dan memberi inspirasi…
SRHI 23 JUL 22 – IBADAH YANG MEMELIHARA KESATUAN
“Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,” (Efesus 4:3-4) Manusia mempunyai latar belakang yang berbeda beda asal usulnya, profesi, pendidikan, kesenangan, dan juga kehidupan sosial. Namun pada hari Minggu mereka bisa berkumpul dan dipersatukan dalam satu persekutuan….
SRHI 22 JUL 22 – MENGAPA KITA HARUS BERIBADAH KEPADA TUHAN ALLAH (Wahyu 14:6-13)
“Dan aku melihat seorang malaikat lain terbang di tengah-tengah langit dan padanya ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum, dan ia berseru dengan suara nyaring: “Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia…
SRHI 21 JUL 22 – APA YANG KITA INGINKAN BAWALAH DALAM DOA DAN IBADAH!
“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.” (Luk. 18:1) Lukas 18:1 “Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu”. Meskipun kita dalam kondisi yang sangat sulit dan tidak menyenangkan tetaplah beribadah dan berdoa sebab itulah perintah Tuhan kepada…
SRHI 20 JUL 22 – KUNCI DOA YANG DIJAWAB TUHAN
“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” (Yoh. 15:7) Seberapa sering kita merasa doa-doa kita memantul kembali kepada kita, seakan Tuhan berkata tidak? Mungkin itu karena kita mendoakan sesuatu di luar kehendak-Nya. Atau mungkin juga karena kita berdoa untuk sesuatu…
SRHI 18 JUL 22 – BERIBADAH DENGAN SUKACITA KARENA BERTEMU DENGAN TUHAN
“TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.” (Mzm. 11: 4) Segala sesuatu yang kita lakukan pasti ada dasar atau alasan serta tujuan yang jelas, jika tidak demikian apa yang kita lakukan adalah perbuatan yang sia-sia. Alangkah bodohnya seseorang yang melakukan sesuatu yang tidak jelas arah…
SRHI 16 JUL 22 – BERIBADAH RELA UNTUK DIAJAR
“Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.” (Amsal 1:5) Ada pepatah semakin dewasa manusia akan lebih bijaksana, karena lebih mau mendengarkan daripada berbicara. Tapi ada juga sebagian orang semakin banyak bicara, mengingat dia merasa sudah banyak makan asam garam kehidupan. Sering terjadi juga pada jaman ini bicara…
SRHI 15 JUL 22 – JANGAN MENJAUH DARI PERIBADATAN!
“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (Ibr. 10:25) Mencari Allah atau beribadah kepada-Nya adalah anjuran Alkitab bagi semua orang; baik secara pribadi (1 Taw. 28:9), secara kelompok umat pilihan Allah (Ul. 4:15-29), dan secara…
SRHI 14 JUL 22 – IBADAH YANG BENAR MENDATANGKAN KEBANGUNAN ROHANI (2 Tawarikh 30:1-23)
“Janganlah berlaku seperti nenek moyangmu dan saudara-saudaramu yang berubah setia terhadap TUHAN, Allah nenek moyang mereka, sehingga Ia membuat mereka menjadi kedahsyatan seperti yang kamu lihat sendiri. Sekarang, janganlah tegar tengkuk seperti nenek moyangmu. Serahkanlah dirimu kepada TUHAN dan datanglah ke tempat kudus yang telah dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya, serta beribadahlah kepada TUHAN, Allahmu, supaya murka-Nya…










