“Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi”
(Mzm. 124: 8)
Ayat nats hari ini sering dipakai sebagai ayat pembuka ibadah di gereja-gereja tertentu, selalu ayat ini seolah tidak ada ayat lain yang serupa. Hal ini bukanlah persoalan kita, yang jelas ayat tersebut merupakan ayat yang sangat dikagumi, diyakini dan memberi inspirasi orang percaya dalam menghadapi persoalan apapun juga. Bersyukurlah keberadaan ayat tersebut sudah memberkati banyak orang percaya dalam menghadapi persoalan hidup yang memerlukan pertolongan Tuhan.
Ayat nats hari ini diawali dengan dua ayat sebelumnya yang tidak kalah pentingnya dalam menginspirasi orang percaya. Dalam Mazmur 124: 6 dituliskan: “Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka.” Ayat ini diucapkan merupakan pujian kepada Allah yang telah menolong dan membebaskannya dari segala bahaya yang mengancamnya. Allah telah merancang dan melaksanakan pembebasan kita, karena itu Dia harus dipuji dan dimuliakan. Jika tidak, berarti kita telah merampok apa yang menjadi haknya Tuhan. “Tuhan tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka”, ini menunjukkan bahwa mereka (kuasa kegelapan dan kejahatan) tidak lagi memiliki kuasa untuk menjatuhkan kita orang percaya karena dijaga, dilindungi Sang Penolong Agung kita.
Ayat selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah Mazmur 124: 7 yakni: “Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kita pun terluput.” Mungkin kita pernah menghadapi kesulitan seperti yang dialami burung pipit itu ketika masuk dalam jerat penangkap burung, dalam kondisi seperti itu Tuhan menolong dengan memutus tali jerat tersebut, sehingga kita dapat lepas, bebas dari jeratan itu. Sepandai-pandai kuasa jahat menjerat orang percaya, orang percaya bisa menghindarkan diri dari jeratan itu. Tetapi ketika orang percaya harus terjerat, maka Sang Penolong kita bersegera menolong, tali jerat itu diputuskan dan orang percaya dapat terbebas dari jeratan tersebut. Hal itulah yang perlu kita sadari dan kita yakini bahwa Tuhanlah penolong kita.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, sudahkan kita memercayakan diri kepada Sang Penolong yang adalah Tuhan Yesus sendiri dalam setiap persoalan maupun pergumulan hidup kita? Daud menulis mazmur 124, telah membuktikan apa yang dituliskannya itu benar adanya, maka percayakan hidup kita kepada-Nya, maka Ia akan menunjukkan bukti nyata pertolongan-Nya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI25072022)
Pokok Doa:
- Semakin banyak wirausahawan dan lapangan kerja yang tercipta. Kiranya angka pengangguran di Indonesia semakin menurun;
- Kinerja aparat TNI dalam menjaga kedaulatan negara, kesatuan dan keutuhan bangsa berlandaskan Pancasila di seluruh wilayah NKRI;
- Jemaat GBIK yang merindukan pasangan hidup dapat dipersatukan dengan pasangan yang sepadan dan takut akan Tuhan;
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat
- Jemaat yang undur kembali aktif dan giat;
- Pemeliharaan Tuhan bagi jemaat yang di luar kota dan luar negeri;
- Kelancaran proses studi anak-anak dalam melanjutkan sekolah pada jenjang yang lebih tinggi.
