HIDUP TANPA KEKURANGAN
“Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku”. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah”. (Mazmur 23:1,4,5)
Kabar dari Kompascom memberitakan bahwa mengacu pada kurs tengah Jisdor, nilai tukar rupiah pada Selasa (25/3/2025) berada di level Rp 16.622 per dollar AS, atau melemah dibandingkan hari Senin (24/3/2025) berada di level Rp 16.561 per dollar AS. Adapun kurs di bank-bank besar di Indonesia, seperti di BRI, kurs jual dipatok pada Rp 16.633 per dollar AS. Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini. Ini merupakan nilai tukar terendah sejak Krisis ekonomi tahun 1998.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Keadaan ini sangat menguatirkan banyak orang yang berusaha di bidang bisnis, tetapi tidak terlalu berpengaruh bagi orang biasa karena mereka tidak berbelanja dalam dollar AS. Diharapkan lebih-lebih lagi bagi kita pengikut Tuhan Yesus. Semakin lama kita mengikuti Yesus, semakin kita menemukan bahwa Tuhan Yesus-lah satu-satunya yang kita butuhkan.
Seorang reporter pernah bertanya kepada John D. Rockefeller, pendiri Standard Oil dan milyarder Amerika pertama: “Berapa yang cukup”. Rockefeller menjawab: “Sedikit lagi”. Dari jawaban orang-orang super kaya seperti John D.Rockefeller itu kita menemukan bahwa tidak pernah akan tercapai “rasa cukup” dalam hidup mereka. Dunia kita terobsesi untuk mendapatkan lebih banyak, membelanjakan lebih banyak, berbuat lebih banyak. Tidak pernah tercapai rasa “cukup” itu seperti yang disampaikan oleh orang superkaya tersebut di atas. Kesalahpahaman tentang siapa yang menyediakan kebutuhannya merupakan kunci persoalan tidak pernah merasa cukup. Orang-orang seperti D.Rockefeller merasa tetap belum cukup karena mereka bergantung kepada kemampuan dirinya sendiri yang akan mencukupkannya.
Raja Daud memahami bahwa Tuhan adalah penyedianya. Raja Daud menjadikan Tuhan sebagai Gembalanya. Sebagai seorang gembala yang sangat berpengalaman, Daud telah melakukan tugasnya sebagai seorang gembala yang bertanggung jawab. Ia menyediakan segala yang diperlukan oleh ternak yang digembalakannya. Ia membaringkan ternaknya di padang yang berumput hijau. Dia membimbing ternaknya ke air yang tenang agar ternaknya minum sepuasnya sehingga ternak-ternak itu segar kembali. Dia menuntun ternaknya dengan penuh kewaspadaan. Dia selalu siap menghadapi bahaya yang mengancam ternaknya. Sebab itu walaupun Daud menuntun ternaknya di lembah yang berbahaya, ternak yang digembalakannya tidak merasa takut.
Raja Daud menempatkan Allah seperti pengalamannya sendiri sebagai seorang gembala, sehingga Daud menulis: “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa. (Mazmur 23:4-6)
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan. Jadikanlah Tuhan Yesus sebagai gembala yang baik bagi hidup Anda. Dialah penyedia keparluan Anda. Dalam Yohanes 10:11, Tuhan Yesus berfirman: “Akulah gembala yang baik; gembala yang baik memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya”. Tuhan Yesus telah menyerahkan nyawa-Nya untuk menyelamatkan Anda.
(JET28032025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 28 Maret 2025
- Berdoa bagi ibu-ibu yang sedang mengandung supaya diberikan kesehatan dan dapat menjaga kandungannya dengan baik dengan asupan gizi yang cukup dan menjaga supaya siap sedia dalam menghadapi persalinannya nanti.
- Berdoa untuk setiap KPW yang ada di GBIK dapat menjadi tempat penginjilan dan pertumbuhan jemaat.
- Berdoa untuk kelancaran dan ketertiban arus mudik 2025. Pihak Kepolisian dan Departemen Perhubungan dapat bekerjasama mengatur arus lalu lintas dengan baik.
Pokok Doa untuk Cabang Imanuel, Rantauprapat, Sumatera Utara
- Doakan kerinduan gereja dalam menambah alat Musik dan melatih anak-anak jemaat untuk berlatih musik.
- Berdoa untuk anak-anak yang telah mengikuti ujian sekolah (Ari & Grace), supaya lulus dengan nilai yang baik dan mendapatkan sekolah yang diharapkan.
- Berdoa untuk jemaat yang sedang merantau di luar kota (Siska & Ester) supaya Tuhan melindungi dan memberkati.
