“Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.”
(Ams. 13: 13)
Seorang anak menangis tersedu-sedu terus menerus di dalam kamarnya yang dalam keadaan terkunci dari luar. Rupanya anak tersebut sengaja dimasukkan oleh orangtuanya di dalam kamar terkunci karena melakukan kesalahan. Kesalahannya adalah anak tersebut ketahuan merokok bersama beberapa temannya, padahal orangtuanya melarangnya merokok demi kesehatannya. Karena perintah diabaikan, maka harus siap menanggung akibatnya.
Cerita fiktif di atas merupakan pelajaran berharga bagi kita, bahwa apapun bentuknya, menguntungkan atau tidak bagi kita, kalau itu merupakan perintah yang harus kita lakukan, seharusnya kita melakukannya. Salomo selaku orang yang bijak dan berpengalaman menulis berdasarkan pengalaman hidupnya seperti dalam ayat nats kita hari ini. Orang yang mengabaikan/meremehkan firman, akan mendapat hukuman yang harus ditanggungnya. Tetapi orang yang taat perintah/firman, akan menerima upah/balasan dari pemangku perintah itu/ Tuhan yang memberi perintah itu.
Ananias dan Safira, suami-isteri yang percaya Tuhan Yesus, karena berbohong kepada Rasul Petrus dengan menyimpan sedikit hasil penjualan sebidang tanah miliknya untuk dipersembahkan kepada Tuhan melalui Rasul Petrus, mendapat hukuman yang fatal yakni seketika itu juga meninggal. Betapa besar hukuman itu sampai-sampai nyawa taruhannya hanya karena sedikit uang yang ditahannya hasil penjualan tanah miliknya (Kis. 5: 1-11).
Daniel, seorang Yahudi pembesar di negeri Babel, karena ketaatannya berbakti kepada TUHAN ia rela dimasukkan ke dalam goa singa yang kelaparan. Namun karena Allahnya Daniel adalah Allah yang Mahakuasa, maka Daniel ditolong dengan tidak diapa-apakan oleh singa kelaparan itu. Akhirnya Daniel selamat karena taat perintah-Nya, sekalipun mendapat ancaman yang dasyat. (Dan. 6: 1-23).
Pembaca SRHI yang taat dan setia kepada Tuhan, pilihan Tuhan berikan kepada kita untuk meremehkan firman-Nya atau taat firman-Nya? Ketaatan terhadap firman-Nya mendatangkan berkat, namun meremehkan firman-Nya akan mendapat hukuman. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI28112022)
Pokok Doa:
- Mengucapsyukur atas peringatan Hari Guru Nasional, kiranya menjadi momentum peningkatan kualitas dan pemerataan pendidik di seluruh wilayah NKRI;
- Masyarakat yang terdampak PHK masal dapat mengalami pemulihan ekonomi;
- Pelaksaan Rapat Koordinasi Panitia Perancang dan Organisasi yang diadakan hari ini dapat terlaksana dengan baik bagi kemuliaan Tuhan;
- Kekuatan dan penghiburan keluarga besar Almh. Ibu Liza Tjandrawati yang telah berpulang ke rumah Bapa di surga.
Pokok Doa TPW PENGHARAPAN, Birinoa, Halmahera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Nona Janet serta keluarga;
- Bersyukur untuk pembangunan gereja (pemasangan atap dan dinding) dan rencana soft opening gedung Gereja;
- Kesehatan dan pekerjaan jemaat, serta anak-anak jemaat yang belum percaya: Aldi, Lita, Opan, Elen;
- Rencana kunjungan Panitia PI di bulan Desember.
