“Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?””
(Kis 5:3)
Banyak orang Kristen yang sangat sensitif ketika membicarakan soal memberi persembahan dan persepuluhan yang terbaik. Karena memang tidak mudah untuk bisa memberi persembahan yang baik dan benar bagi Tuhan. Terlebih dalam kondisi yang sulit seperti sekarang ini. Tidak sedikit orang Kristen yang masih hitung-hitungan saat memberi persepuluhan dan persembahan. Saat punya pendapatan dibawah 5 juta mungkin masih merasa rela saat memberi persepuluhan dan persembahan, tetapi ketika pendapatan sudah diatas 10 juta, ketika akan memberi persepuluhan yang semakin besar jumlahnya akan merasa berat hati.
Dalam nas kita hari ini, kita diingatkan untuk hidup jujur di hadapan Tuhan. Terlebih dalam hal memberi persepuluhan dan persembahan. Ananias dan Safira, mengajarkan kepada kita untuk tidak coba-coba dengan Tuhan. Mereka bahkan bersepakat untuk mengurangi persembahan yang diberikan kepada para rasul saat itu. Hingga akhirnya Tuhan seketika itu menghukum mereka dengan mencabut nyawanya (ayat 5,10). Karena ketika kita sudah melakukan hal yang demikian maka kita sudah bersekutu dengan Iblis (ayat 3) dan mendustai Roh Kudus.
Walaupun dimasa kini hukuman Tuhan tidak seketika kita rasakan ketika kita melanggar perintah Tuhan, namun jangan sampai itu membuat kita meremehkan perintah dan hukum Tuhan. Jangan sampai kita mendapat hukuman dahulu baru kita sadar bahwa kita sudah berdosa dan salah dalam memberikan persembahan. Tuhan tidak pernah menuntut kita memberi persembahan dalam jumlah yang besar, namun Ia melihat kejujuran dan ketulusan kita dalam memberi persembahan. Mari memberi yang terbaik bagi Tuhan dengan dilandasi kejujuran dan ketulusan hati.
Amin
(NAK23112022)
Pokok Doa:
- Para pemimpin Bangsa Indonesia dari tingkat Legeslatif, Eksekutif dan Yudikatif, hingga RT diberi hikmat kebijaksanaan dalam setiap mengambil keputusan dan menjalankan tugas – tuganya dengan baik dan takut akan Tuhan;
- Jemaat GBIK yang akan menjalankan atau membuka usaha semoga dapat diberi kelancaran dan kemudahan;
- Panitia – panitia organisasi di GBIK semoga dapat saling berkoordinasi antara satu dengan yang lain dengan baik,sehingga pelayanan di GBIK berjalan dengan lancar.
Pokok Doa Cabang GERBANG MUTIARA, Landak, Kalimantan Barat

- Rencana gereja: Natal tanggal 21 Desember 2022, kerja bakti membersihkan halaman gereja, latihan musik ibadah dan latihan drama (anak-anak & remaja);
- Pergumulan jemaat karena kesulitan panen dan menjemur padi pada musim hujan;
- Pemulihan kesehatan yang sakit: Ibu Ondeng (darah tinggi), Ibu Usman (diabetes), Ibu Gajo (asma) dan persiapan yang akan melahirkan: bu Nada, bu Yati, bu Kenzo;
- Keluarga dan anak-anak jemaat yg bekerja di luar kota maupun di luar negeri (Malaysia);
- Kesetiaan jemaat dan keaktifan untuk mengajak & mendorong anak-anak setia beribadah;
- Jemaat & warga sekitar aktif mengingatkan & mendorong anak-anak ikut ‘bimbel’.
