“Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini. “Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
(Keluaran 14:12-14)
Ayat-ayat di atas adalah sebagian dari kisah ketika bangsa Israel memulai perjalanan mereka keluar dari Mesir menuju ke negeri yang dijanjikan Tuhan kepada mereka yaitu Tanah Kanaan. Mereka baru saja mengalami mujizat dari Tuhan. Mereka menyembelih domba, darahnya disapukan pada ambang pintu rumah mereka. Malaekat maut melewati mereka, tidak ada kematian di setiap rumah yang ada tanda darah, suatu lambang keselamatan melalui darah Anak Domba Allah. Mereka mengalami sukacita besar. Demikianlah mereka berangkat dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi padang gurun. TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam wujud tiang awan yang menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam bentuk tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.
Tetapi tiga hari kemudian Firaun sadar bahwa dia telah kehilangan seluruh budaknya. Ia mengerahkan pasukan kereta berkudanya mengejar bangsa Israel dan memerintahkan untuk membawa mereka kembali ke Mesisr. Ketika tentara Firaun berhasil mendekati bangsa Israel dan orang Israel melihat tantara Firaun, mereka bersungut-sungut kepada Musa. Beginilah sungutan mereka: “Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir: Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini. Tetapi Musa berkata kepada mereka: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
Saudara-saudara pembaca renungan SRHI yang dikasihi Tuhan, kalau Tuhan yang membawa atau menempatkan Anda ke suatu situasi /keadaan yang sulit, maka DIA juga yang akan membawa Anda keluar dari situasi yang sulit itu. Tuhan membawa orang Israel itu ke Laut Merah bukan untuk membinasakan mereka. Tuhan membawa mereka ke Laut Merah bukan untuk menenggelamkan mereka. Tuhan membawa mereka ke tanah perjanjian, tanah Kanaan yang melimpah susu dan madunya. Tuhan mempunyai rencana istimewa sehingga membawa mereka ke Laut Merah.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, sering kali kita mengalami hal seperti yang dialami bangsa Israel. Anda telah mengalami banyak berkat pemeliharaan Tuhan. Anda telah diselamatkan dan dibebaskan dari perbudakan dosa. Anda telah diampuni, doa-doa Anda dijawab oleh Tuhan, lalu Anda sampai pada suatu keadaan di mana masa depan Anda kelihatan suram. Anda berada dalam situasi di mana Anda melihat masa depan Anda suram sedangkan masa lalu Anda terang benderang. Anda merasa inilah akhir dari masa depan Anda, inilah akhir dari karir Anda. Anda berada dalam situasi keuangan yang kritis. Segala usaha yang Anda kerjakan, gagal. Di depan Anda terbentang “Laut Merah” yang tidak terseberangi. Situasi yang sedang Anda hadapi sama seperti ketika bangsa Israel menghadapi Laut Merah. Anda melihat tidak ada jalan keluar, kecuali menyerah dan kembali “ke Mesir”, mengikut dunia ini.
Saudara, ingatlah bahwa Allah tidak akan meneggelamkan Anda dalam “Laut Merah”. Bila Tuhan yang membawa Anda ke dalam situasi itu, Tuhan juga yang akan membawa Anda keluar dari dalamnya. Firman Tuhan hari ini mengingatkan Anda bahwa ada “tiang awan dan tiang api” yang menyertai perjalanan Anda baik siang maupun malam. Dengarkanlah suara Tuhan yang berbicara kepada Anda: “Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab ”orang Mesir” yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya. TUHAN akan berperang untuk kamu”.
Bapak, Ibu, Saudara yang dikasihi Tuhan, percayalah bahwa Tuhan pasti sedang membukakan jalan bagi Anda, ketika Anda merasa seolah-olah tidak ada jalan.
(JET01072022)
Pokok Doa:
- Presiden Jokowi dalam usaha turut ambil bagian dalam perdamaian perang Rusia & Ukraina supaya berhasil, mendukung perang dapat berakhir;
- Pemerintah NKRI dapat mengendalikan harga-harga barang dan ketersediaan bahan pokok;
- Pertolongan Tuhan bagi warga Bogor dan Pemalang yang terdampak bencana tanah longsor.
Pokok Doa Cabang PURWONEGORO, Jawa Tengah
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdm. Eko Kristianto dan keluarga;
- Mengucap syukur Gereja sudah memiliki printer, karena mendukung pelayanan;
- Pelaksanaan SIL tanggal 1-2 Juli 2022 dapat berlangsung dengan baik dan menjadi berkat.
