“Jawab-Nya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?””
(Luk. 2: 49)
Segala sesuatu diciptakan pastilah ada yang menciptakan. Suatu pribadi menciptakan sesuatu pastilah memiliki tujuan dengan terciptanya sesuatu itu. Ada misi tertentu yang ada dalam pikiran sang pencipta, sehingga ia menciptakan sesuatu itu. Tuhan Allah menciptakan umat manusia di dalam dunia ini tidak terlepas dari misi yang harus dilakukan oleh manusia ciptaan-Nya itu.
Tuhan Yesus sebagai Allah yang terlahir di dalam dunia sebagai manusia, menyadari sepenuhnya apa yang menjadi misi Allah yang harus dilakukan-Nya. Itu sebabnya sejak kecil, sejak kanak-kanak usia 12 tahun, Ia sudah menyadarinya dan berbuat sesuatu yang aneh (tidak lazim dilakukan oleh anak seumur Dia) dipandang oleh orang lain termasuk oleh kedua orang tuanya. Itulah sebabnya, kedua orangtuanya sempat dibuat bingung saat pulang dari Jerusalem ke Nazaret, Yesus tidak bersama mereka. Ketika mereka kembali ke Jerusalem terlihat Yesus sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, bertanya jawab dengan mereka (Luk. 2: 45-48). Setelah ditanya, Tuhan Yesus menjawab seperti dalam ayat nats hari ini.
Dalam pelayanannya, Paulus sudah kerap kali mendapat rintangan bahkan perlakuan kasar dari orang-orang yang tidak senang pada dirinya karena misi yang diembannya. Paulus sudah biasa keluar masuk penjara, biasa diancam hidupnya oleh orang-orang yang memusuhinya, tetapi ia tetap melaksanakan apa yang harus dilakukannya. Paulus berkata, “Tetapi aku tidak mengiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.” (Kis. 20:24).
Allah sedang berkarya di dunia ini, dan Allah mau agar kita bergabung dengan karya Allah tersebut. Allah mau kita memiliki pelayanan di dalam tubuh Kristus. Pelayanan di dalam gereja (ministry – Kol. 1: 25) yang kita lakukan selama ini adalah pelayanan untuk orang-orang percaya. Pelayanan misi yang Tuhan inginkan kita bergabung di dalamnya adalah pelayanan untuk orang-orang yang belum percaya. “Dan semuanya ini berasal dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya, dan yang telah memercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.” (2 Kor. 5: 18).
Ya benar, Ia telah memercayakan pelayanan mendamaikan orang yang belum percaya supaya berdamai dengan Allah kepada kita. Siapkah kita menyambut panggilan pelayanan tersebut? Ingatlah kita tercipta untuk sebuah misi. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI06052022)
Pokok Doa:
- Bersyukur untuk pemeliharaan Tuhan Yesus yg sempurna memasuki bulan Juni 2022;
- Doakan anak- anak yang sedang mengikuti Ujian Akhir Tahun Pelajaran di Pekan ini;
- Doakan hikmat Tuhan diberikan bagi jemaat yang sedang mencari pekerjaan
Pokok Doa Cabang LYMAN MUNSON, Sibolga, Sumatera Utara
- Pelayanan dan kesehatan Gembala Sidang: Pdt. Daniel Hutagaol serta keluarga;
- Rencana pelaksanaan Upacara Baptisan tanggal 19 Juni 2022;
- Rencana Pelaksanaan Upacara Pemberkatan Nikah tanggal 24 Juni 2022: Sdr. Martohap Hutabarat dgn Sdri. Hotmida Pakpahan;
- Jemaat semangat mengikuti semua kegiatan ibadah, termasuk Jemaat yang ada di perantauan.
