“Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadah: “Jangan takut, percaya saja!””
(Mrk. 5: 36)
Peristiwa yang tercatat dalam Markus 5: 21-43 merupakan peristiwa di mana Tuhan Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan dan Tuhan Yesus membangkitkan dari kematiannya seorang anak berumur 12 tahun, anak dari seorang kepala rumah ibadah namanya Yairus. Dua peristiwa tersebut terjadi dengan disaksikan banyak orang.
Seorang perempuan yang sakit pendarahan 12 tahun itu dengan takut tetapi penuh keyakinan, Tuhan Yesus sanggup penyembuhkannya, dalam kerumunan orang banyak, Ia menjamah jubah Tuhan Yesus: “Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”” (Mrk. 5: 28). Seketika itu pula Tuhan Yesus menyadari ada kekuatan yang keluar dari tubuh-Nya, Ia bertanya siapa yang menjamah jubah-Nya? Dengan takut perempuan itu menjawab bahwa dialah yang melakukannya disertai dengan alasan mengapa dia melakukannya. “Maka kata-Nya kepada perempuan itu: “Hai anakku, imanmu telah menyelamatkan engkau.”” (Mrk. 5: 34). Ajaibnya, seketika itu juga sembuhlah ia.
Peristiwa kedua, Yairus datang kepada Tuhan Yesus memohon untuk datang ke rumahnya dan menyembuhkan anaknya yang berumur 12 tahun, sakit keras. Kedatangan Yairus ini sebelum Tuhan Yesus bertemu perempuan yang sakit 12 tahun itu. Tuhan Yesus terlebih dahulu menyembuhkan perempuan itu, dan setelah hal itu terjadi, datanglah utusan keluarganya yang menyatakan bahwa anak itu sudah mati. Mendengar hal tersebut Tuhan Yesus berkata, “Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadah: “Jangan takut, percaya saja!”” (Mrk. 5: 36). Selanjutnya, dengan cara yang ajaib, Tuhan Yesus menghidupkan kembali anak Yairus yang sudah meninggal itu dengan disaksikan oleh kedua orangtuanya (Mrk. 5: 39-42).
Jika kita cermati, peristiwa menyembuhkan orang sakit dan membangkitkan orang mati di atas, Tuhan Yesus yang melakukannya. Namun di sana tidak dapat diabaikan iman dan percaya perempuan itu maupun keluarga Yairus menjadi kunci peristiwa itu terjadi. Allah yang kita sembah dapat melakukan perkara besar di luar nalar manusia dalam menolong kita, Allah hanya menghendaki supaya kita beriman dan percaya kepada-Nya. Apakah kita sudah merasakan kuasa mujizat Allah? Percayalah kepada-Nya, Dia akan menolong kita dalam kesusahan sesuai rencana-Nya. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI22022022)
Pokok Doa:
- Doakan kegiatan persekutuan WBI dan PBI hari ini, jemaat dapat hadir, setia dan mendapatkan makanan rohani yang menyehatkan, memberi kekuatan dan meningkatkan imunitas;
- Doakan untuk pengurus WBI dan SM dapat melayani dengan hati dan diberikan hikmat Tuhan;
- Doakan Para pengurus gereja dari gembala sidang, asisten gembala sidang, para diakon, karyawan gereja, panitia perancang serta panitia-panitia yang ada didalamnya serta para petugas yang ditunjuk dapat memberikan pelayanan yang baik, diberikan kesehatan dan hikmat untuk kemuliaan Tuhan.
Pokok Doa Cabang SINDU, Bengkayang, Kalimantan Barat:
- Doakan pemeliharaan Tuhan bagi jemaat yang bekerja di luar pulau dan di luar negeri;
- Doakan kesehatan dan pekerjaan jemaat;
- Doakan kerinduan Gembala Sidang untuk memiliki keturunan.
