SRHI 14 SEP 21 – MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG PENUH KASIH

“Hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.”

(Efs. 5:2)

 

Salah satu referensi yang terpenting yang dapat menolong kita membangun kehidupan dalam kasih yang semakin sempurna adalah teladan Tuhan Yesus Kristus, dan keteladanan dan pengajaran yang disampaikan-Nya terdapat dalam Alkitab. Artinya sumber utama bagaimana membangun kehidupan yang penuh kasih itu dekat sekali dalam hidup kita sehari-hari. Bukankah kita semua memilikinya, memiliki Alkitab dalam bentuk nyata maupun aplikasi dalam HP kita?

Beberapa hal yang dapat membangun kehidupan yang penuh kasih adalah sebagai berikut:

  1. Berubah oleh pembaharuan budi. Setiap orang memiliki masa lalu masing-masing, dan kemungkinan ada yang terlalu kelam kondisinya. Hal itu bukanlah tidak dapat diubah, namun dalam Kristus semua bisa terjadi. “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Rm. 12: 2).
  2. Ingat selalu perintah saling mengasihi. Kita akan memiliki kehidupan yang penuh kasih jika kita hidup saling mengasihi satu dengan yang lain. Perhatikanlah perintah baru yang Tuhan Yesus ajarkan ketika masih bersama-sama dengan para murid, “Aku memberi perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengaasihi kamu, demikian pula kamu harus saling mengasihi.” (Yoh. 13: 34).   
  3. Ingat selalu teladan kasih Tuhan Yesus. Keteladanan seorang tokoh sangat diperlukan karena seorang tokoh itu memiliki pengaruh besar terhadap pengikutnya. Sebagai pengikut Kristus apakah kita sudah mencontoh teladan kasih Sang Kristus yang rela mati di atas kayu salib untuk menyelamatkan umat manusia yang percaya kepada-Nya? Dalam doa-Nya di taman Getsemani, dengan meneteskan air mata Ia berucap: “……, ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan itu lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Mat. 26: 39). Sungguh agung dan mulia kasih-Nya bagi kita.

Tidak ada sesuatu yang terjadi dengan baik tanpa adanya kesadaran untuk mewujudkannya. Demikian pula kehidupan yang penuh kasih dapat terwujud dalam kehidupan kita, dalam kehidupan masyarakat, jika sebagai anggota masyarakat kita berupaya mewujudkannya dengan jalan menyadari dan melaksanakan tiga hal tersebut. Tuhan Yesus memberkati, Amin.
(RI14092021)

Pokok Doa:

  1. Doakah agar keamanan data pribadi masyarakat yang menjalani vaksin dapat terjaga. Kiranya permasalahan kebocoran data sertifikat vaksin dapat diatasi dengan baik;
  2. Doakan sosialisasi dan uji coba Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dapat berjalan dengan baik dan membawa kemajuan bagi pendidikan Indonesia;
  3. Doakan pelayanan KMBI dalam menyiapkan Pekan Pemuda 2021. Kiranya kegiatan ini menolong banyak kaum muda bertumbuh dan rindu melayani Tuhan sesuai talenta masing-masing.