SRHI 27 JUL 21 – MENGAPA KAMU TIDAK MELAKUKAN YANG AKU KATAKAN?

“Mengapa kamu berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?”
(Luk. 6:46)

SRHI kemarin senin  26 Juli 2021 telah mengajarkan kita supaya kita tidak melupakan Tuhan dalam keberhasilan kita, sebab manakala kita melupakan-Nya kita akan binasa. Hari ini kita akan belajar kita hendaknya selalu berdekat kepada Tuhan, berseru kepada-Nya dalam sepanjang hidup kita, namun Dia mengatakan kalau hanya berseru saja tanpa melakukan apa yang difirmankan, maka kita telah menipu diri sendiri.

Tidaklah cukup kita hanya mendengarkan apa yang dikatakan-Nya, difirmankan-Nya, namun kita harus melakukan apa yang difirmankan-Nya itu baik atau tidak baik keadaannya, menyenangkan atau tidak menyenangkan bagi kita secara manusia. Tidaklah cukup kita mengaku-ngaku bahwa kita ini memiliki hubungan yang akrab dengan Dia, kita setia berdoa dan berseru kepada-Nya setiap saat, haruslah kita lengkapi dengan melakukan apa yang difirmankan-Nya.

Dalam Lukas 6: 46-49 Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa orang yang datang kepada Tuhan Yesus, mendengar dan melakukan firman-Nya diumpamakan seperti orang yang mendirikan rumah di atas batu. Yang dimaksud dengan mendirikan rumah di atas batu adalah melakukan kegiatan membangun rumah di mana pondasinya terbuat dari batu, sehingga bangunan rumah yang ada lebih kokoh dan dapat menahan kemungkinan angin, badai, banjir maupun bencana alam lainnya yang dapat  menghantam rumah tersebut. Sementara jika ada orang yang datang kepada Kristus, mendengarkan firman-Nya tetapi tidak melakukannya, diumpamakan seperti membangun rumah di atas tanah tanda dasar. Karena dasarnya hanya tanah, maka pada saat ada banjir atau bencana alam lainnya, rumah itu dapat rubuh atau setidak-tidaknya mengalami kerusakan ringan maupun berat.

Dengan demikian kita dapat mengatakan bahwa begitu pentingnya dasar dalam membangun rumah. Ini berarti bahwa melakukan apa yang difirmankan Tuhan merupakan sesuatu yang amat sangat penting dalam mengokohkan iman kita. Dengan melakukan perintah Allah semestinya memperkuat iman, sebaliknya hanya mendengar tanpa melakukan firman Tuhan, tidak menunjukkan perkembangan iman yang baik dan benar. Apakah kita sudah melakukan firman Tuhan dengan baik dan benar. Selamat menjadi perkasa dalam iman dengan melakukan firman-Nya. Tuhan memberkati, Amin.
(RI27072021)

Pokok Doa:

  1. Mari doakan Gereja kita dalam menghadapi tantangan yang Ada saat ini dalam mengabarkan Firman Tuhan karena masa-masa sulit karena masih belum dapat melayani secara offline;
  2. Mari doakan para petugas atau Panitia yang terus memberi perhatian dan bantuan bagi jemaat yang terpapar covid19, Panitia Tolong Menolong, Pubdok, Panitia Upacara yang bekerja secara baik untuk kelancaran semua acara Gereja;
  3. Mari doakan bagi jemaat GBIK yang saat ini merasa kelelahan tubuh, pikiran dan kreatifitas karena masa PPKM dan harus bekerja melalui Online ataupun offline, agar diberi kekuatan, hikmat dan kesehatan;
  4. Mari kita mendoakan, mohon Tuhan melawat, menjamah dan menyembuhkan saudara2 kita terkasih, yang sedang terpapar virus COVID:
    * Sdri. Sri Rejeki
    * Bp. Eko Sumarno
    * Bp. Bambang (dirawat di RS JMC)
    * Sdri. Ajeng
    * Sdr. Rinto Samuel (putra Ibu Debby Yerusa)