“Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu.”
(Yoh. 15:7; 2 Tes. 3:1)
Setiap Hamba Tuhan dan jemaat gereja lokal menghendaki gereja tempat bergabung untuk bersekutu dapat bertumbuh secara bilangan jemaat dan juga secara rohani. Apalagi Tuhan Yesus Kepala Gereja, Ia sangat mendambakan pertumbuhan dalam gereja-Nya: “Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya” (Mat. 16:18). Biasanya pertumbuhan gereja lebih banyak dikisahkan dalam kitab Kisah Para Rasul, tetapi kepada jemaat di Tesalonika rasul Paulus mengungkapkan tiga hal dalam fasal terakhir dari suratnya yang pertama yang sangat berperan dalam pertumbuhan suatu gereja, yaitu Doa, Persekutuan, dan firman Allah (1 Tes. 5:25-27). Dan kali ini kita akan memfokuskan tentang doa adalah kunci pertumbuhan gereja dan kunci doa yang di jawab Tuhan.
Saudara yang dikasihi Tuhan, mari sejenak kita merenungkan diri. Seberapa sering kita merasa doa-doa kita memantul kembali kepada kita, seakan Tuhan berkata tidak? Mungkin itu karena kita mendoakan sesuatu di luar kehendak-Nya. Atau mungkin juga karena kita berdoa untuk sesuatu yang Tuhan tidak ingin kita miliki. Kita perlu ingat janji Tuhan Yesus yang Ia ucapkan dalam Yohanes 15:7, yang berbunyi, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya”. Versi lain dari ayat ini berbunyi “Apabila kalian tetap bersatu dengan Aku dan ajaran-Ku tinggal dalam hatimu, mintalah kepada Bapa apa saja yang kalian mau; permintaanmu itu akan dipenuhi” (BIMK).
Penulis benar-benar suka versi ini dan tentunya kita semuanya; terutama di bagian yang memberitahu kita untuk meminta apapun yang kita suka. Tapi mari kita juga harus ingat satu syarat dalam ayat ini: “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu”. Ini juga memberitahukan kepada kita bahwa jika kita memelihara persekutuan hidup dengan Allah dan firman-Nya untuk tinggal dalam kita, maka hasrat kita akan berubah. Doa-doa kita tidak akan lagi sama seperti sebelumnya. Ketika kehendak kita selaras dengan kehendak Allah, maka kita akan melihat jika doa kita tidak lagi meminta Dia melakukan apa yang kita inginkan, tetapi kita meminta-Nya untuk memampukan kita dalam melakukan apa yang Dia ingin kita lakukan.
Kita akan menemukan satu kebenaran penting bahwa doa bukanlah untuk memaksa Tuhan melakukan cara kita, tetapi untuk menaklukkan kita dengan cara Tuhan. Jika kita sudah memahami kebenaran ini, maka kita akan melihat doa-doa kita dijawab oleh-Nya termasuk doa bagi hamba Tuhan yang melayani, pekerjaan Tuhan, dan gereja yang kita kasihi ini, supaya gereja kita ini menjadi tempat bersekutu dan berdoa bagi setiap orang dari seluruh suku bangsa di dunia ini. Rasul Paulus begitu yakin bahwa hanya melalui doalah ia menerima kekuatan dalam pelayanan dan penghiburan dalam menghadapi segala tantangan pelayanan. Ia juga menganjurkan doa sebagai rahasia untuk pertumbuhan gereja-gereja yang ia lahirkan melalui pemberitaan Injil. Kepada jemaat di Roma (Rm. 15:30), jemaat di Efesus (Efs. 6:18), dan kepada jemaat di Kolose (Kol. 4:3). Selain itu rasul Paulus juga seperti rasul-rasul lainnya yang menyadari pentingnya kuasa doa (Yak. 5:16). Karena begitu besarnya kekuatan doa, maka Tuhan Yesus mengatakan bahwa rumah-Nya akan disebut rumah doa (Mat. 21:13). Jadi sebaik dan sehebat apapun program gereja tidak akan berbuat banyak tanpa doa, dan gereja yang menganggap enteng kuasa doa tidak akan bertumbuh. Tuhan Yesus memberkati.
(AP13052021)
Pokok Doa:
- Doakan Pemerintah Indonesia dalam menjaga ekosistem Media Nasional supaya dapat mengatur media lebih sehat dan adil sehingga berita hoax yg meresahkan, membingungkan masyarakat dapat teratasi dg baik;
- Doakan Jemaat GBIK yang sedang dalam pergumulan mencari pekerjaan, mendaftar pendidikan ke jenjang lebih tinggi, merindukan pasangan hidup yang sepadan & seiman, bergumul dengan sakit penyakit biar Tuhan menolong dan menyatakan kehendakNya yg terbaik terjadi di setiap pergumulan;
- Doakan GBIK dalam mempersiapkan acara-acara tata ibadah penyusaian baik offline dan online sehingga dapat membangun kerohanian jemaat menjadi dewasa bertumbuh berkembang dan berbuah untuk kemuliaan Tuhan.
