“Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.”
(Efs. 6:17)
Pencobaan dan godaan itu tidak berlaku hanya untuk kaum muda saja. Meskipun pada umumnya kaum mudalah yang sering jatuh dalam pencobaan dan godaan. Pencobaan dan godaan juga tidak terjadi pada orang yang lemah iman saja. Namun sebaliknya justru terjadi pada orang yang dekat atau orang yang mau hidup benar di jalan Tuhan. Mengapa bisa demikian? Karena iblis dan sekutunya pada dasarnya tidak suka jika manusia tidak bersekutu dengannya. Sehingga apapun dilakukan iblis dan sekutunya untuk membawa manusia jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan dan godaan. Dengan melihat pernyataan dan kenyataan tersebut di atas, sebagai orang Kristen semestinya meyakini bahwa saat pencobaan dan godaan datang silih berganti dalam hidup kita, ingatlah akan janji Tuhan yang dinyatakan dalam firman-Nya bahwa: “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (1 Kor. 10:13).
Kebenaran firman Tuhan di atas harus terus diingat dan direnungkan dalam sanubari kita. Ketika pencobaan dan godaan datang kepada kita, jangan kita berkata kepada diri kita sendiri bahkan kepada orang lain bahwa kita tidak bisa menahan diri atas pencobaan dan godaan itu. Atau kita berkata bahwa mustahil kita dapat menolak dan menghindari pencobaan dan godaan itu karena kekuatannya sangat besar, sehingga kita tidak punya pilihan lain selain menyerah kepada pencobaan dan godaan itu. Jika kita memiliki pemikiran dan dalih seperti itu, sama saja kita sebagai orang Kristen menyebut bahwa Tuhan kita Yesus Kristus yang berjanji melalui firman-Nya adalah “pembohong”, dan pikiran kita jelas sudah dikuasai oleh iblis dan sekutunya. Ingat dan waspadalah bahwa iblis dan sekutunya terus berjuang menguasai pemikiran kita supaya kita jatuh dan takhluk di hadapannya. Namun, lagi-lagi Allah kita, Tuhan Yesus Kristus selalu memberi jalan ke luar untuk kebaikan kita umat manusia yang percaya kepada-Nya untuk mampu menghadapi pencobaan dan godaan yang menghampiri kita dengan persiapan yang matang, seperti yang tertulis dalam Efesus 6:17 “Dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah”. Ketopong berfungsi sebagai pelindung diri dari berbagai ancaman. Kalau Alkitab mengatakan bahwa langkah pertama untuk mengalahkan pencobaan dan godaan adalah dengan menerima ketopong keselamatan berarti kita harus diselamatkan dulu dan yakin bahwa keselamatan itu hanya terjadi dalam diri Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus Kristulah pelindung tunggal diri kita dari berbagai pencobaan dan godaan. Sedangkan langkah yang kedua untuk menang atas berbagai pencobaan dan godaan adalah dengan menerima firman Allah yang digunakan atau difungsikan sebagai pedang Roh (penangkal pencobaan dan godaan). Oleh karena itu sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan Juru Selamat kita, maka kita juga harus membaca, menghafal, merenungkan, dan melakukan setiap perintah Tuhan yang tertulis dalam firman Tuhan (Alkitab) supaya kita menang atas pencobaan dan godaan yang menghampiri kita setiap saat. Amin, Tuhan Yesus memberkati.
(AP22102020)
Pokok Doa:
- Mari mendoakan para pengusaha di Indonesia di berikan hikmat dalam mengatasi pandemik;
- Mari berdoa untuk jemaat GBIK bertumbuh dalam pengenalan Tuhan Yesus melalui Firman Tuhan setiap hari;
- Doakan persiapan pelayanan Baptisan tgl 25 Oktober 2020.
