“Apabila bertambah banyak pikiran dalam batinku, penghiburan-Mu menyenangkan jiwaku”
(Mazmur 94:19)
Kehidupan kita ada pasang surut, yang artinya ada berbagai macam masalah yang harus kita hadapi. Kita bisa berbahagia dan kita bisa bersedih bahkan larut dalam masalah tersebut. Selama kita masih hidup dalam kedagingan, kita cenderung untuk membalas kejahatan dengan kejahatan. Sebelum kita mengenal Tuhan Yesus kita memakai cara sendiri dengan pikiran dan perasaan yang ada pada kita. Setelah kita mengenal Yesus, kita bertindak lebih menyerupai Dia. Seperti yang tertera dalam Firman: “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu” ( Mat 5:39 ). Banyak diantara kita setelah mengenal Yesus, kadang kala kita masih menggunakan pikiran yang lama. Kita tidak memberikan tempat kepada Tuhan untuk memimpin, menyelesaikan masalah hidup bagi kita. Jika masalah yang ada berkepanjangan, kita bisa terlarut dalam kesedihan.
Kiita tidak mengolah pikiran kita dengan baik, pikiran kita cenderung melakukan kejahatan semata-mata, seperti dikatakan oleh Rasul Paulus pada Roma 7:19-21 : “Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat.
Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.
Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. Jadi kita di dalam Kristus adalah ciptaan baru, pikiran baru yang dipimpin Roh Kudus ( 2 Kor 5:17 ).
Sumber penghiburan sejati hanya datang dari TUHAN. Tatkala kita mengalami banyak pikiran dalam batin, maka kita membutuhkan Sang Penghibur untuk menolong kita mengatasinya. Sebelum bertobat, manusia memiliki pemikiran yang jahat, apalagi jika ada kesempatan untuk melakukannya, maka dengan secepat kilat kaki kita melakukannya dan akibatnya adalah dosa. Jadi pikiran kitalah yang membuat kita menjadi orang berdosa.
Saat kita hendak berbuat baik maka yang jahat mendahului inilah yang membuat manusia itu bingung, tetapi jika hidup dalam pimpinan Roh Kudus maka dengan kuasa dari Roh Kudus kita bisa mengalahkan dan menawan seluruh pikiran jahat yang timbul dari pikiran kita.
Oleh sebab itu pikiran kita harus menjadi satu dengan pikiran Allah didalam Yesus Kristus supaya apa yang kita pikirkan bukan saja kebutuhan kita melainkan pikiran kita berpadan dengan pikiran Kristus dan pikiran kita hanya melakukan Firman Tuhan.
Mengutamakan pikiran dan menyatukan pikiran kita dengan pikiran Allah didalam Kristus Yesus memang tidak semudah kita bicara, tetapi dengan pertolongan dari Roh Kudus maka tidak ada yang mustahil.
Penghiburan dan damai bagi yang teraniaya, dengan meyakinkan mereka, baik dengan janji Allah maupun dengan pengalaman si pemazmur sendiri, bahwa kesukaran mereka akan berakhir dengan baik, dan Allah, pada waktunya, akan tampil membawa sukacita bagi mereka dan mendatangkan kegalauan di antara orang-orang yang menantang mereka
( Maz 94:12-23 )
Penghiburan Tuhan berasal dari Firman-Nya. Jadi, bacalah Firman-Nya dan jangan tinggalkan persekutuan dengan sesama orang percaya. Lewat pujian, Firman dan doa, kita akan memperoleh penghiburan Tuhan. Ikuti Firman Allah tanpa pertimbangan, lakukan yang Allah katakan. Penghiburan yang berasal dari Tuhan akan menyenangkan jiwa kita.
Tuhan Yesus memberkati.
(MS22082020)
Pokok Doa:
- Mendoakan anugerah pemulihan bagi anggota masyarakat RI yang terkena virus Covid 19;
- Mendoakan Kaum Muda dalam pertumbuhan rohani kiranya kuat iman dalam Kristus;
- Mendoakan Murid-murid SM kelas Madya diberikan kesehatan dan makin bertumbuh dalam pengenalan kasih Kristus.
