“Jawabnya: “Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.” (Lukas 3:11) “Teruji dan Terbukti,” begitulah slogan calon bupati sebuah kota di Indonesia. Dengan slogan tersebut, calon bupati ini mengatakan bahwa dia sudah berpengalaman memerintah kota tersebut dan ingin melanjutkan. Sesuatu yang teruji…
SRHI 10 FEBRUARI 2025 – KEYAKINAN DALAM PENANTIAN
“Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi takut, lalu percaya…
SRHI 9 FEBRUARI 2025 – KASIH ALLAH BAGI ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN-NYA
“40:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakku minta tolong. 40:2 Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, 40:3 Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita. Banyak orang akan melihatnya dan menjadi…
SRHI 8 FEBRUARI 2025 – MENGENAL KEBAIKAN TUHAN
“Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.” (Ayub 42:5) “.” () Dalam kehidupan, banyak orang mempunyai pengertian bahwa orang yang berbuat baik akan diberkati dan orang yang berbuat jahat akan mendapat hukuman. Tetapi ada kejadian di dunia ini di mana orang yang berbuat baik justru mengalami kesulitan….
SRHI 7 FEBRUARI 2025 – BERSYUKUR LEBIH BAIK DARIPADA BERKELUH KESAH
“Namun, aku ditindas dan sakit, kiranya keselamatan-Mu, ya Allah, melindungiku di tempat yang tinggi! Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian, mengagungkan Dia dengan pengucapan syukur. Ini lebih berkenan bagi Allah daripada sapi jantan, atau lembu jantan dengan tanduk dan kuku belah. Orang-orang yang rendah hati akan melihat dan bergembira, hai kamu yang mencari Allah,…
SRHI 6 FEBRUARI 2025 – KASIH ALLAH BAGI SEMUA ORANG
“Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.” (Mazmur 86:15) Ketika saudara menjadi orang tua, tentunya akan melakukan apa pun untuk anaknya agar anaknya sehat, mendapat pendidikan yang layak, hingga kelak sukses. Kasih orang tua kepada anak menjadi gambaran serupa dengan kasih Allah kepada manusia karena kita adalah…
SRHI 5 FEBRUARI 2025 – PENDOSA YANG DIKASIHI
“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” (1 Yoh.4:9-10) Salah satu status yang…
SRHI 4 FEBRUARI 2025 – UBAH INSECURE JADI BERSYUKUR
“Oleh sebab itu, pergilah, Aku akan menyertai lidahmu dan mengajar engkau, apa yang harus kaukatakan.” (Keluaran 4:12) Insecure adalah perasaan ragu, cemas, dan kurang percaya diri yang dapat mengganggu berbagai aspek hidup. Orang yang mengalami ini cenderung memiliki pikiran negatif terhadap dirinya sendiri. Contoh: karena badan terlalu kurus/gemuk akhirnya insecure. Tidak salah dengan insecure, tetapi…
SRHI 3 FEBRUARI 2025 – MENGASIHI PENDOSA
“Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.” (1 Kor.13:5b) “Mengapa kita cenderung melabeli orang lain berdasarkan kesalahan yang ia lakukan?” Begitulah kira-kira kalimat yang sangat cocok untuk menggambarkan kondisi yang terjadi dalam kehidupan ini. Kalimat tersebut didasari oleh kenyataan bahwa kebanyakan manusia hanya berfokus pada kesalahan orang lain saja sehingga kebaikan yang orang…
SRHI 2 FEBRUARI 2025 – TUHAN MENGASIHIKU YANG BERDOSA
“__.” (Kejadian 3:1-15) Saudara terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus! Ingatkah kita, ketika masih kecil tanpa disadari kita sering kali menyakiti hati orang tua. Kita selalu menuntut orang tua untuk memperlakukan kita seperti orang lain yang serba cukup, enak, dan kelihatan bahagia dengan apa yang dimilikinya. Tanpa memikirkan dan merasakan perasaan dan hati orang tua, kita…










