“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” (Kis. 2: 42) Bersyukurlah saudara-saudara yang telah menjalani ketekunannya dalam berdoa. Dengan ketekunan tersebut, pasti telah mendapat pengalaman pribadi yang tak terlupakan dengan Tuhan. Pengalaman-pengalaman tersebut akan memroses yang bersangkutan menjadi lebih dewasa secara rohani. Puji Tuhan kalau…
SRHI 9 FEB 21 – YAKINLAH BAHWA DOAMU DIKABULKAN DAN SESUAI KEHENDAK-NYA
“Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia akan mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya.” (1 Yoh. 5:14-15) Sebagai orang Kristen seharusnya tahu…
SRHI 8 FEB 21 – TEKUN BERDOA DI WAKTU PAGI
“Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.” (Mrk. 1: 35) Setelah mengikuti ibadah minggu pagi kemarin di mana tema khotbahnya adalah “Tekun Di Dalam Doa”, seorang pemuda setia bertanya, “Pendeta, berikan pedoman sederhana supaya saya dapat menjadi murid yang tekun…
SRHI 6 FEB 21 – MULIAKANLAH ALLAH DIA YANG MELUPUTKAN
“Berseruhlah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau dan engkau akan memuliakan Aku.” (Mzm 50:15) Kita sadar bahwa Yesus adalah Tuhan Allah yang menciptakan kita dan kita adalah milikNya. Yesus adalah gembala yang baik dan kita adalah domba-dombanya. Kita harusnya tidak perlu takut menghadapi apapun hidup di dunia ini. Seperti yang kita hadapi sekarang…
SRHI 5 FEB 21 – MENGAPA KITA MEMUJI TUHAN ? (Wahyu 4:1-11)
“Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.” (Wahyu 4:11) Salah satu bagian yang sangat penting, yang terpaksa dikurangi dalam ibadah kita pada masa pandemi Covid-19 ini, adalah saat nenyanyi memuji Tuhan. Sebelum ada pandemi,…
SRHI 4 FEB 21 – BERSAKSI ADALAH BENTUK KITA MENGINGAT DAN MEMASYHURKAN ALLAH
“Tetapi tetangga-tetangganya dan mereka, yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata: “Bukankah dia ini, yang selalu mengemis?” Ada yang berkata benar, dialah ini.” Orang itu sendiri berkata: Benar, akulah itu.” Kata mereka kepadanya: “Bagaimana matamu menjadi melek?” Jawabnya: “Orang yang disebut Yesus itu mengaduk tanah, mengoleskannya pada mataku dan berkata kepadaku: Pergilah ke Siloam dan basuhlah…
SRHI 3 FEB 21 – MEREKA KELUAR DAN MEMASYHURKAN NAMA-NYA
“Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.” (Mat. 9:31) Banyak orang menyanjung-nyanjung tokoh idolanya karena prestasi yang diraihnya. Mereka begitu membangga-banggakan idolanya tersebut, terkadang sampai berlebihan dan tidak masuk akal argumennya. Demikian juga tokoh idola tersebut dengan senang hati dan dengan penuh kesombongan menerima segala sanjungan yang tinggi itu. Dalam Mat. 9:…
SRHI 2 FEB 21 – BERMAZMURLAH BAGI ALLAH SEBAB ITU BAIK DAN INDAH
“Haleluya! Sungguh, bermazmur bagi Allah kita itu baik, bahkan indah, dan layaklah memuji-muji itu.” (Mzm. 147:1) Sudah menjadi ciri hidup orang Kristen dan dikenal oleh dunia bahwa orang Kristen itu memiliki kebiasaan suka menyanyi. Kebiasaan itu muncul oleh karena dalam setiap persekutuan dan ibadah yang dilakukan selalu memuji-muji Tuhan melalui nyanyian. Namun hendaknya, memuji Tuhan…
SRHI 1 FEB 21 – MASYHURKAN NAMA-NYA
“Muliakanlah Tuhan bersama-sama dengan aku, marilah kita masyhurkan nama-Nya.” (Mzm. 34: 4) Kata “masyhur” adalah bentuk baku berdasarkan ejaan Bahasa Indonesia yang benar dari ungkapan lesan mahsyur atau mashur. Masyhur menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya terkenal atau dikenal banyak orang atau kenamaan. Jadi kalau ada kalimat “orang itu termasyhur” berarti orang tersebut adalah…
SRHI 30 JAN 21 – ALLAH MENJAWAB SERUANKU
” Pada hari kesesakanku aku berseru kepada-Mu, sebab Engkau menjawab.” (Mazmur 86:7) Dalam kehidupan, pasti tidak ada yang hidup tanpa tidak ada masalah. Masalah kadang datang silih berganti, baik masalah lahiriah maupun batiniah. Kita sudah pasti harus menghadapi dan menyelesaikannya. Bila tidak maka masalah akan bertambah dan berlarut sehingga kita merasakan kesesakan dengan masalah-masalah yang…










