“Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.” (Galatia 4:4) Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat, Ia diutus untuk menebus mereka yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak (Gal. 4:4-5)….
Author: Daniel Harson
SRHI 21 DESEMBER 2024 – SUKACITA KESELAMATAN
“TUHAN telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi melihat keselamatan yang dari Allah kita.” (Yesaya 52:10) Orang dapat bersukacita di dunia ini dengan melihat keadaan materi yang dimiliki. Itu berarti kita hanya melihat lahiriahnya saja. Tetapi sebagai orang percaya, berbeda dengan orang duniawi, mereka melihat lahiriah dan batiniah….
SRHI 20 DESEMBER 2024 – KELAHIRAN YESUS MENYADARKAN UMAT-NYA
“Setelah orang-orang Majus itu pergi, lihatlah, malaikat Tuhan tampak kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata, “Bangunlah, bawa Anak itu bersama ibu-Nya dan larilah ke Mesir. Tinggallah di sana sampai Aku berbicara kepadamu karena Herodes ingin mencari Anak itu untuk membinasakan-Nya.” Kemudian, Yusuf bangun dan membawa Anak itu dengan ibu-Nya pada waktu malam untuk pergi jauh…
SRHI 19 DESEMBER 2024 – PENGORBANAN BERHARGA
“Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Matius 1:20) Pernahkah saudara berkorban? Apa yang saudara korbankan? Waktu, uang, atau masa depan saudara? Sebuah pengorbanan tentu untuk suatu hal yang penting dan untuk sesuatu yang kita sayangi. Orang tua akan melakukan apa pun…
SRHI 18 DESEMBER 2024 – Kesederhanaan Menerima-Nya
“Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” (Lukas 1:38) “Kesederhanaan merupakan sikap penting guna menyambut Tuhan; karena tanpa kesederhanaan, maka Tuhan tidak akan dapat diberi ruang di dalam kehidupan.” Seperti itulah kira-kira kesimpulan akhir ketika kita membaca kisah kelahiran Tuhan Yesus Kristus di tengah keluarga yang sederhana. Tetapi mengapa demikian? Kesederhanaan memberikan…
SRHI 17 DESEMBER 2024 – Taat Dengan Segera
“Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir.” (Matius 2:14) Jam karet adalah sebutan bagi suatu acara atau kedatangan seseorang yang tidak tepat waktu atau mengulur waktu sehingga melebihi waktu yang telah ditentukan (sumber: www.kompasiana.com). Kebiasaan ini sering terjadi dan menjadi kebiasaan buruk menunda kedatangan di antara…
SRHI 16 DESEMBER 2024 – MEMBUKA HATI
“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” yang berarti: Allah menyertai kita .” (Matius 1:23) Momen Natal merupakan karya Allah di tengah-tengah hidup manusia dan bagi dunia. Termasuk Yusuf dan Maria, mereka berdua adalah orang biasa yang dipakai oleh Allah. Kelahiran Tuhan Yesus atau Natal…
SRHI 15 DESEMBER 2024 – DILAHIRKAN DALAM KELUARGA SEDERHANA
“18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. 19 Karena Yusuf, suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. 20 Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu,…
SRHI 14 DESEMBER 2024 – PENGGENAPAN JANJI TUHAN
“Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: ‘Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.” (Matius 1:20) Bila kita tidur dan mendapat mimpi, maka kita akan sering menyebutnya bunga tidur tanpa arti khusus. Definisi mimpi adalah…
SRHI 13 DESEMBER 2024 – MENJADI PENDENGAR YANG AKTIF
“Saudara-saudara seiman segera menyuruh Paulus dan Silas, malam itu juga, ke Berea, dan ketika mereka sampai, mereka pergi ke sinagoge orang Yahudi. Orang-orang Yahudi di sana lebih baik hatinya daripada orang-orang yang di Tesalonika karena mereka menerima firman dengan penuh semangat, sambil menyelidiki Kitab Suci setiap hari untuk mengetahui jika hal-hal itu memang benar. Oleh…










