Pembacaan Alkitab Hari Ini, Jumat 08 Mei 2026 :
Nehemia 5 – 7
MENJAUHKAN SIFAT MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI
Kataku: “Tidaklah patut apa yang kamu lakukan itu! Bukankah kamu harus berlaku dengan takut akan Allah kita untuk menghindarkan diri dari cercaan bangsa-bangsa lain, musuh-musuh kita? Juga aku dan saudara-saudaraku dan anak buahku telah membungakan uang dan gandum pada mereka. Biarlah kita hapuskan hutang mereka itu! Biarlah kamu kembalikan kepada mereka hari ini juga ladang mereka, kebun anggur, kebun zaitun dan rumah mereka, pula hapuskanlah hutang mereka, yakni uang serta gandum, anggur dan minyak yang kamu tagih dari pada mereka!” Berkatalah mereka: “Itu akan kami kembalikan! Dan kami tidak akan menuntut apa-apa dari mereka. Kami akan lakukan tepat seperti yang engkau perintahkan!” Lalu aku memanggil para imam dan menyuruh mereka bersumpah, bahwa mereka akan menepati janji mereka. Juga kukebas lipatan bajuku sambil berkata: “Demikianlah setiap orang yang tidak menepati janji ini akan dikebas Allah dari rumahnya dan hasil jerih payahnya. Demikianlah ia dikebas dan menjadi hampa!” Dan seluruh jemaah berkata: “Amin,” lalu memuji-muji TUHAN. Maka rakyat berbuat sesuai dengan janji itu. (Nehemia 5:9-13)
Pembacaan Alkitab kita hari Ini diambil dari Kitab Nabi Nehemia pasal 5 sampai dengan pasal 7. Dalam 3 pasal ini Nehemia berbicara tentang: pemulihan sosial dan fisik Yerusalem: Nehemia mengatasi krisis ekonomi (riba) (di pasal 5), menyelesaikan pembangunan tembok meski ada ancaman (pasal. 6), dan mengatur sensus penduduk serta registrasi imam (di pasal 7). Nehemia menunjukkan kepemimpinan yang adil, integritas, dan ketergantungan penuh pada Tuhan.
Marilah kita focus pada pasal 5:9-13 yang teksnya telah disertakan dalam renungan SRHI ini. Proyek pembangunan kembali Tanah Perjanjian yang dilakukan oleh Nehemia, bukanlah sekadar proyek pembangunan fisik dan materi, tetapi ini juga adalah proyek pembangunan spiritual dan relasional (hubungan antar sesama). Orang-orang ini adalah seharusnya umat Allah, dan oleh karena itu cara hidup mereka seharusnya menghormati Allah.
Nehemia sedang membangun tembok, itu adalah tanda fisik dari tanda kasih karunia Allah atas mereka. Tetapi saat itu kita membaca bahwa sementara pekerjaan sedang berlangsung, orang-orang berada dalam kesusahan besar. Lihat Nehemia 5:1-3: “Maka terdengarlah keluhan yang keras dari rakyat dan juga dari pihak para isteri terhadap sesama orang Yahudi. Ada yang berteriak: “Anak laki-laki kami dan anak perempuan kami banyak! Kami harus mendapatkan gandum, supaya kami dapat makan dan tetap hidup.” Ada pula yang berkata: “Ladang kami, kebun anggur kami dan rumah kami harus kami gadaikan untuk mendapatkan gandum di waktu kelaparan.” Hal ini menggambarkan krisis ekonomi yang terjadi saat bangsa Israel sedang membangun kembali Yerusalem.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan. Hal ini mengingatkan kita ketika Bangsa Israel berseru dan berdoa kepada Allah ketika mereka mengalami penindasan yang luar biasa di Mesir. Mereka berseru kepada Tuhan dan Allah mendengar seruan mereka ketika bangsa Israel di Mesir dengan mengirimkan Musa dan Harun, maka sekarang Allah mengirimkan Nehemia yang mengalami penindasan oleh bangsa Yehuda, bangsanya sendiri.
Allah yang mendengar seruan orang Israel di Mesir dan seruan orang Yahudi di Yerusalem, adalah Allah yang kita percayai sekarang. Marilah kita berseru kepada Allah agar Allah menolong kita dan negara kita dlepaskan dari segala kejahatan ekonomi, serta bermacam penindasan di negara kita. Marilah kita berdoa kepada Allah untuk melepaskan bangsa kita dari sifat tamak dan mementingkan diri sendiri. Mari kita minta kepada Allah memakai Presiden kita sama seperti Allah memakai Nehemia untuk melepasakan negara kita dari sifat mementingkan diri sendiri.
(JET08052026)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 8 Mei 2026
- Doakan Jemaat GBIK yang sedang mengalami letih lesu dan menanggung beban berat agar Tuhan menjamah dan memberi kekuatan untuk menghadapi setiap permasalahan yang dihadapi dan diberikan kesabaran sampai Tuhan menunjukkan jalan keluar yang terbaik.
- Doakan Pembawa Acara, Pemimpin Pujian, Pemusik, Penyambut Tamu, Panitia Peralatan dan Panitia Pubdok saat melayani Ibadah di GBIK tetap ada kesiapan dan kesatuan hati untuk melayani bersama dengan penuh sukacita sehingga menjadi berkat bagi Jemaat yang hadir.
- Berdoa untuk Bangsa dan Negara kita agar dihindarkan dari peperangan akibat kesalahpahaman antar kelompok, antar suku dan antar agama yang berbeda-beda. Doakan supaya rakyat tetap besatu dan rukun dalam perbedaan.
Pokok Doa untuk BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara
- Doakan sumber mata pencaharian Jemaat supaya Tuhan memberkati setiap pekerjaan atau usaha yang dilakukan Jemaat BPW Pengharapan Birinoa.
- Doakan penjangkauan dan penginjilan di BPW Pengharapan, Birinoa, Halmahera Utara.
- Berdoa untuk Pdm. Defretes Patty supaya Tuhan memberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat serta dicukupkan dalam memenuhi keperluan hidup sehari-hari.
