DATANG UNTUK MENYEMBAH DIA
dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” (Mat 2:2)
Majus dalam bahasa Yunani disebut Magos dan dalam bahasa Inggris diterjemahkan Magi artinya orang yang ahli dalam ilmu bintang dan menafsirkan mimpi. Mereka berasal dari daerah sungai Efrat yang mendapatkan pengaruh warisan Babel dan Persia. Orang Majus menyambut kelahiran Kristus di kandang domba. Mari kita melihat bagaimana ada 3 kelompok golongan orang dalam kedudukannya yaitu : seorang Raja, ahli Taurat dan orang Majus.
Golongan pertama adalah seorang raja bernama Herodes Agung, yang penuh dengan kelicikan. Raja Herodes yang memugar bait Allah dan menjadikannya bangunan sangat megah. Kedudukannya adalah melindungi dan melanggengkan kekuasaannya dan untuk mendapatkan dukungan dari orang orang Yahudi. Semua koneksi yang dimilikinya dengan pembesar-pembesar di Roma telah membuat dia memegang pemerintahan di daerah Yudea. Setelah mendengar akan ada seorang raja Yehuda yang akan memerintah, Herodes memanggil orang Majus agar menyelidiki dan dia mau turut menyembah Dia. Sebenarnya Herodes khawatir atas kedudukannya.
Golongan kedua adalah ahli-ahli Taurat. Mereka rajin menyelidiki segala sesuatu. Mereka rajin menghafal Kitab Taurat, mempelajari tafsiran-tafsiran atas Taurat, bahkan ahli di dalam mengajar Taurat. Mereka tahu Yesus akan lahir di Betlehem dari nubuat kitab nabi nabi. Tetapi meskipun demikian, mereka tidak punya kepekaan rohani, Mereka tidak tahu ketika anugerah telah datang kepada mereka. Mereka tahu karena terdapat di dalam Kitab Suci yang mereka selidiki, tetapi mereka tidak tergerak untuk menyambut kedatangan Sang Mesias. Berbeda dengan orang Majus dan para gembala, mereka mendengar, percaya. mendatangi dan menyembah Dia. Setelah melihat, mereka memberitahukan kepada orang lain tentang Anak itu. (Luk 2:8-20).
Golongan ketiga Orang-orang Majus, ahli perbintangan dari Timur, mereka mengarah kepada kelahiran Tuhan Yesus. Namun walaupun setiap kebudayaan manusia akan mengarahkan orang kepada kebenaran, tetapi selalu gagal mencapai garis finis. Ayat 4 dan 5 mengatakan bahwa untuk tiba kepada kebenaran yang hakiki harus melalui Firman Tuhan. Para majus tahu ada “raja” akan lahir, tetapi hanya golongan Taurat yang mengatakan di mana “Sang Raja” akan lahir. Orang majus dituntun oleh bintang hingga di dalam ayat 10-11 dikatakan bahwa bintang itu menunjuk tempat Yusuf, Maria, dan bayi Yesus berada. Mereka berjalan begitu jauh dan mempersiapkan pemberian yang sangat tepat menggambarkan pelayanan Tuhan Yesus di bumi. Persembahan mereka emas, lambang kemuliaan Yesus sebagai raja. Kemenyan yang melambangkan ke IIahi-an atau Imam Agung dan Mur melambangkan penderitaan, kematian untuk pengampunan dosa. Mereka memberikan persembahan ini sebagai tanda bahwa Tuhan Yesus akan mati di dalam menggenapi panggilan-Nya untuk menebus umat Tuhan. Bagaimana mungkin mereka memiliki ketepatan yang sedemikian baik, untuk menggambarkan tentang panggilan Tuhan. Mereka mencari dengan tulus, mendengarkan dengan hati dan bertindak dengan Iman.
Tuhan Yesus memberkati. Amin.
(msn20122025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Sabtu, 20 Desember 2025
- Doakan acara perayaan Natal Sekolah Minggu hari ini supaya dapat berjalan dengan baik dan lancar, cuaca mendukung sehingga banyak jemaat yang hadir.
- Berdoa untuk Panitia Kunjungan supaya diberikan kesehatan dan berkat yang cukup dalam melaksanakan tugas pelayanannya sehingga banyak jemaat yang disentuh dengan perhatian dari gereja.
- Berdoa untuk acara kunjungan Wakil Gubernur DKI di GBIK tanggal 24 Desember 2025 supaya dapat berjalan dengan baik dan lancar, dan hanya Nama Tuhan saja yang dimuliakan.
Pokok Doa untuk TPW Filadelfia, Todokuiha, Halmahera Utara
- Berdoa untuk Jemaat TPW Filadefia supaya Tuhan melindungi dari segala penyakit, kecelakaan maupun marabahaya lainnya.
- Doakan kebutuhan dana untuk menyelesaikan pembangunan gedung gereja.
- Berdoa untuk Sdr. Fredy supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam menggembalakan Jemaat.
