PERSIAPAN MENYAMBUT NATAL : KEKUATAN KASIH ALLAH
“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” (Kejadian 3:15)
Saudara-saudara pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Allah setia kepada umat-Nya, baik pada masa-masa keberhasilan mereka, maupun di masa-masa kegagalan mereka.
Alkitab kita dipenuhi dengan berita tentang kasih Allah. Dalam Kejadian 1:1-31 dan Kejadian 2:1-25, kita membaca tentang karya penciptaan Allah. Dimulai dengan karya penciptaan yang dahsyat—memisahkan terang dari gelap, memenuhi cakrawala, dan menciptakan segala makhluk hidup, termasuk kita. Bahkan setelah Adam dan Hawa berdosa, kasih ilahi Allah tidak pernah goyah. Alih-alih menghukum anak-anak-Nya secara kekal, Allah menjanjikan keselamatan kepada manusia. (Kejadian 3:15).
Seiring berlanjutnya kisah kasih Allah kepada umat-Nya ini, kita melihat kasih bekerja ketika Allah tinggal bersama umat-Nya di padang gurun dalam perjalanan mereka keluar dari Mesir menuju Tanah Perjanjian. Bahkan ketika mereka berada di Babel sebagai negeri pembuangan, Allah tidak meninggalkan mereka. Ketika Bangsa Israel ragu, atau ketika mereka tidak taat, Allah tetap setia. Dan dalam kasih-Nya, Dia memimpin mereka kembali dan membawa mereka melewati segala macam penderitaan.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Kasih Allah tidak berhenti sampai di situ. Kitab Suci mengatakan kepada kita: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16). Kasih Allah telah mengubah dunia. Kasih itu juga mengubah kita sehingga kita dapat mengasihi dengan lebih berlimpah dan memenuhi panggilan dari Tuhan dan Juruselamat kita yang terkasih. Rasul Yohanes dalam suratnya 1 Yohanes 4:7-12 menulis:
7. Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.
8. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
11. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.
12. Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
Renungkanlah hal ini Saudara-saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus :
- Menjelang Natal ini, luangkan waktu untuk berdoa, mengucap syukur kepada Allah atas kasih-Nya yang sungguh besar itu. Mintalah kepada-Nya untuk membantu Anda menerima kasih itu dengan lebih penuh dan untuk memberi banyak kesempatan untuk membagikan kasih-Nya tersebut.
(JET19122025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 12 Desember 2025
- Doakan perayaan Natal BPD yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025 di GBIK.
- Doakan untuk setiap KPW yang ada di GBIK bisa terus bertumbuh dan KPW yang sudah lama tidak aktif bisa aktif kembali.
- Doakan pejabat negara dari pusat hingga daerah dalam menjalankan tugasnya takut akan Tuhan sehingga tidak menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.
Pokok Doa untuk BPW Pemuridan, Sidikalang, Dairi – Sumatera Utara
- Berdoa untuk Jemaat yang mengalami pergumulan hidup, baik permasalahan pribadi maupun keluarga, kiranya Tuhan memberikan kekuatan iman dan jalan keluar sehingga mereka beroleh kelegaan dan sukacita dari Tuhan.
- Doakan kerinduan gereja untuk menambah alat musik dan melatih anak-anak jemaat untuk bermain musik.
- Doakan pelayanan Bpk. Samuel Paradongan Purba beserta keluarga supaya diberikan kesehatan, hikmat dan kemampuan dalam melayani Jemaat serta tercukupi segala kebutuhan sehari-hari.
