REFLEKSI AKHIR TAHUN 2025
“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan”.
(Efesus 5:15-17)
Dalam 1 Samuel 17 kita membaca bahwa beberapa ribu tahun yang lalu, Daud, seorang gembala muda, maju untuk melawan Goliat. Kita sering menyebut kisah ini sebagai pengingat akan keberanian Daud, bahkan ketika peluang tidak berpihak padanya. Dia hanya seorang gembala, tidak punya senjata perang dan tidak punya pengalaman perang harus berhadapan dengan Goliat seorang raksasa yang sudah sangat mahir berperang. Punya persenjataan yang lengkap dan kuat hampir menutupi seluruh tubuhnya dan didampingi dengan seorang pembawa senjatanya. Namun, keberanian—dan suksesnya—Daud berasal dari imannya yang kuat kepada Tuhan. Dan iman ini menolongnya menjadi seorang pejuang dan raja Israel yang sukses.
Tuhan memberi Daud banyak tanggung jawab selama pemerintahannya, dan ia menanggung banyak cobaan—beberapa di antaranya karena dosanya sendiri. Melalui semua itu, sang raja berulang kali kembali kepada Tuhan dengan kerendahan hati dan berulang kali menyatakan pertobatannya dan kepercayaannya pada kesetiaan Tuhan. Daud mengevaluasi dirinya dan mengadakan pembaharuan rohaninya. Ketika Nabi Natan datang kepadanya dan dengan cara yang bijak membimbing Daud sadar akan dosanya, Daud bertobat dan memperbaharui penyerahannya kepada Tuhan.
Ketika anak akibat hubungan perzinahannya dengan Batsyeba meninggal, walaupun Daud telah berpuasa dan berdoa mohon kepada Tuhan agar anak itu bisa hidup. Saat anak masih hidup: Daud berpuasa, berlutut, dan berbaring di tanah, serta menolak makan bersama bawahannya untuk memohon keselamatan anak itu. Tetapi setelah mengetahui kematian anaknya, Daud bangkit dari lantai, mandi, berbalut pakaian, dan pergi ke dalam rumah Tuhan untuk menyembah Tuhan. Daud kembali mengavaluasi dirinya dan datang kepada Tuhan mohon pengampunan. Melalui banyak pengalaman, baik melalui kegagalan maupun keberhasilan, Daud mengevaluasi hidup dan pemerintahannya.
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, Tuhan memanggil kita untuk tetap berada dalam hubungan yang intim dengan Dia. Saat menjelang berakhirnya tahun 2025 ini, mari mengevaluasi hubungan Anda dengan Tuhan. Di masa pencobaan atau kelimpahan—dan kemungkinan besar Anda mengalami keduanya, bahkan secara bersamaan—apakah Anda berpegang teguh kepada-Nya dan percaya bahwa Dia adalah sumber segala keberanian, ketekunan, dan sukacita yang abadi?.
- Apa yang Anda lakukan saat menghadapi tantangan? Bagaimana hubungan Anda dengan Tuhan mempengaruhi pilihan-pilihan yang Anda buat?
- Apakah iman Anda kepada Kristus membantu Anda merasa berani ketika menghadapi sesuatu yang baru, menantang, tidak nyaman, atau mengintimidasi? Mengapa?
- Apa yang Anda lakukan saat menghadapi tantangan? Bagaimana hubungan Anda dengan Tuhan menjadi faktor dalam pilihan yang Anda buat?
- Apakah iman Anda kepada Kristus membantu Anda merasa berani ketika menghadapi sesuatu yang baru, menantang, tidak nyaman, atau mengintimidasi? Mengapa bisa merasa berani atau mengapa tidak?
(JET05122025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Jumat, 05 Desember 2025
- Berdoa untuk Jemaat GBIK supaya diberkati dalam setiap pekerjaan dan usaha dalam kesehariannya, tetap sehat, semangat dan setia memberi persepuluhan dan persembahan untuk pekerjaan Tuhan melalui Gereja-Nya;
- Berdoa untuk acara Natal Naomi pada besok tgl. 6 Desember 2025 supaya dapat berjalan dengan lancar dan para ibu-ibu Naomi merasakan sukacita bersama dalam perayaan Natal;
- Doakan Pemerintah Indonesia melalui Menteri Perdagangan, BULOG, serta Lembaga negara lainnya dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok makanan supaya dapat terkendali dan dapat terjangkau oleh masyarakat Indonesia.
Pokok Doa untuk Cabang Way Jepara, Lampung Timur
- Doakan kesehatan Jemaat Cabang Way Jepara, Tuhan menjaga dari segala macam penyakit dan melindungi dari segala marabahaya dan kecelakaan. Dan yang sakit Tuhan menjamah sehingga dapat segera sembuh;
- Doakan kegiatan rutin gereja (Kebaktian, Sekolah Minggu, Jam Doa) dan kegiatan lainnya bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta banyak jemaat yang hadir;
- Doakan Pdt. Yulius Eko Imanuel dan Keluarga supaya dapat melayani Tuhan dan Jemaat Way Jepara dengan hikmat dan kemampuan dari Tuhan, serta dicukupkan untuk setiap kebutuhan sehari-harinya.
