Bilangan 21: 7
Kemudian datanglah bangsa itu mendapatkan Musa dan berkata: “Kami telah berdosa, sebab kami berkata-kata melawan TUHAN dan engkau; berdoalah kepada TUHAN, supaya dijauhkan-Nya ular-ular ini dari pada kami.” Lalu Musa berdoa untuk bangsa itu.
Perjalanan rohani anak-anak Tuhan bagaikan naik turun bukit dan lembah, terkadang ada masa mereka dalam lembah atau sedang mengalami masa sulit, penolakan dan tidak jarang oleh karena perbuatan mereka sendir. Dan terkadang di masa bukit oleh karena ketaatan mereka, Tuhan mimpikan mereka menang melawan musuh. Dalam semuanya itu penyertaan Allah tetap mereka alami. Bangsa Israel dahulu kalah melawan Horma, karena berjuang sendiri. Dan saat ini mereka menang di tempat yang sama setelah berdoa kepada Tuhan. Itulah bukti perkenanan Tuhan kembali kepada mereka.
Akan tetapi penyakit lama bangsa Israel kambuh kembali, mereka tidak hanya generasi pertama yang sedang habis. Tetapi juga generasi kedua yang sedang di persiapkan untuk masuk ke dalam tanah perjanjian. Akan tetapi mereka tidak sabar dan mulai melawan Allah dan Musa di tengah keluh kesah mereka atas makanan dan minuman. Peristiwa ular tembaga menjadi peringatan keras bagi mereka kelak, bahwa bersandar kepada Allah adalah kunci utama untuk merasakan penyertaan Allah.
Perjalanan mereka berlanjut, penyertaan dan pemeliharaan Tuhan mereka rasakan. Baik dari kebutuhan air, makanan dan kemenangan atas perang melawan kerajaan-kerajaan musuh. Terkadang kita tidak sadar kehidupan rohani kita sedang naik turun, meski tanda-tanda itu nyata seperti suka berkeluh kesah, membanding-bandingkan masa lalu dan masa kini dan kompromi terhadap dosa. Kita sebagai manusia harus mawas diri, mundurnya kerohanian terkadang tersamar dan sangat manusiawi. Seperti bangsa Israel yang harus menatap ular tembaga agar tetap hidup. Mari saudara jangan sampai kita mendukakan hati Tuhan dan penyertaan Tuhan hilang atas kita.
(KS11082025)
Pokok Doa SRHI GBIK
Senin, 11 Agustus 2025
- Berdoa bagi keluarga Ibu Melia yang berduka atas berpulangnya Ibunda terkasih (Ibu Tjong Kim Bie) agar diberikan kekuatan dan penghiburan.
- Mengucap syukur atas Ibadah Pagi 1, Sekolah Minggu, Ibadah Pagi 2, Perlombaan HUT RI sesi 1 di gereja dan Ibadah Sore yang telah berjalan dengan baik.
- Berdoa untuk pembangunan insfrastruktur, terutama yang mengambil jalur jalan raya di daerah Jakarta dan sekitarnya, yang saat ini berjalan supaya dapat segera diselesaikan sehingga kemacetan dapat berkurang.
Pokok Doa untuk Cabang Marga Mulya, Monterado – Kalimantan Barat
- Berdoa untuk anak-anak yang sekolah, kiranya Tuhan berikan hikmat dan kemampuan beradaptasi di kelas atau lingkungan yang baru.
- Berdoa untuk rencana pembuatan tempat parkir Gereja, Tuhan memberkati dan mencukupkan dana yang dibutuhkan.
- Berdoa untuk Gembala Sidang (Pdm. Natanael) supaya Tuhan memberkati dengan kesehatan, hikmat dan kemampuan untuk dapat terus melayani dengan penuh sukacita bersama jemaat di Cabang Marga Mulya.
