“Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.”
(1 Yohanes 2:6)
Jika saudara membeli buah mangga, tentu saudara akan mengenali bagaimana karakteristik dan bentuk dari pohon buah mangga, atau buah jeruk tentu akan mengetahui bentuk dari pohon jeruk. Dan setiap buah tentunya memiliki pohon yang berbeda-beda sesuai dengan bentuk dan karakteristiknya. Apabila seseorang mengklaim bahwa ia mengenal Allah, tentu tutur kata, sikap, dan perilakunya harus sesuai dengan firman Allah. Dan apabila seseorang mengklaim bahwa ia mengenal Allah akan tetapi tutur kata, sikap, dan perilakunya tidak sesuai dengan firman Allah, itu artinya ia seorang pendusta. Tidak hanya mendustai dirinya sendiri tetapi juga mendustai Allah.
Penjelasan Yohanes mengenai hal ini harus dipahami dan ditanggapi dengan serius baik oleh jemaat pada saat itu maupun pada saat ini. Hal yang harus diperhatikan ialah, mengenal Allah bukan hanya sebatas perasaan religius atau meditasi secara pribadi. Mengenal Allah adalah soal ketaatan pada firman-Nya, yang artinya setiap orang yang mengklaim mengenal Allah harus menunjukkan bahwa dalam dirinya terdapat kebenaran dan kasih Allah yang sempurna. Manusia adalah orang berdosa, akan tetapi sebagai orang yang telah percaya, artinya kita telah diselamatkan dan hubungan kita dengan Allah telah dipulihkan. Sudah seharusnya kita menghidupkan firman Allah dalam diri kita di mana pun dan kapan pun. Dan Tuhan Yesus adalah teladan utama kita yang telah mendemonstrasikan kepada kita bahwa hidup taat kepada firman Allah adalah kewajiban bagi setiap orang percaya.
Apabila kita ingin hidup sempurna, hidupkanlah firman Allah dalam hidup kita, hiduplah seperti Tuhan Yesus hidup. Itulah yang harus dilakukan oleh orang percaya. Apabila kita mengklaim bahwa kita mengenal Tuhan Yesus tetapi tidak hidup seperti Yesus hidup, maka kita berdusta. Tidak hanya mendustai diri sendiri tetapi juga mendustai Allah. Biarlah orang atau masyarakat melihat dan mengetahui bahwa kita mengenal Allah dengan mereka melihat bahwa kita hidup seperti Kristus hidup, bukan dari klaim-klaim yang kita katakan.
(KS30012025)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi pemeliharaan Tuhan untuk setiap orang-orang Yang bekerja melayani di GBIK agar mereka semakin bersemangat dalam bekerja dan melayani Tuhan dan Jemaat.
- Berdoa bagi pelayanan KPW GBIK agar berjalan dengan lancar.
- Berdoa supaya Tuhan memberikan hikmat, kebijaksanaan dan kinerja yang baik bagi Lembaga Eksekutif, Presiden, Wakil Presiden dan para Menteri Kabinet Merah Putih.
Pokok Doa TPW PENGHARAPAN, Birinoa, Halmahera Utara
- Doakan kesehatan dan pelayanan Pdm. Defretes Patty dan keluarga.
- Doakan kesehatan dan kesetiaan jemaat TPW Pengharapan Birinoa, Halmahera Utara.
- Doakan Penjangkauan dan Penginjilan melalui KPW dan Ibadah Doa.
