“Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.;”
(Matius 6:6)
Doa dalam setiap agama memiliki keunikan masing-masing, misalnya saja buddha yang ketika berdoa mereka tidak berfokus pada Tuhan yang mengabulkan, tetapi pemeluknya berdoa agar dirinya yang berubah. Beda halnya dalam kekristenan, doa merupakan hak istimewa untuk bisa berkomunikasi langsung kepada Allah, artinya melalui doa setiap orang percaya mendapatkan kesempatan untuk terhubung kepada Tuhan. Lantas bagaimana seharusnya orang percaya menggunakan hak istimewa ini?
Hak istimewa ini haruslah dimanfaatkan secara betul oleh orang percaya, Yesus sendiri pernah memberikan cara untuk berdoa: Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:6). Ada orang-orang yang salah mengartikan hal ini dan menganggap bahwa orang percaya tidak diperbolehkan berdoa di tempat umum dan hanya boleh di kamar.
Ketika Yesus mengatakan tentang hal ini bukanlah masalah tempat yang harusnya disorot. Melihat dari ayat 5 pada perikop yang sama Yesus sedang mengingatkan untuk tidak berdoa seperti orang munafik yang hanya ingin dilihat orang lain rohani. Yesus ingin setiap orang percaya memiliki hubungan yang benar dalam doa dan berfokus pada Tuhan sebagai tempatnya berdoa. Doa yang benar terjadi ketika seseorang benar-benar percaya pada apa yang dia naikkan sampai kepada Tuhan tanpa harus diketahui oleh orang lain.
Pembaca SRHI, jangan salah dalam berdoa. Berdoalah dengan benar dalam waktu yang indah ini dengan percaya penuh kepada Allah bahwa Dia mendengar, menjawab sesuai dengan waktuNya dan jalanNya. Yesus ingin setiap saudara memiliki waktu yang indah dalam menyampaikan setiap permasalahan kepada Allah. Milikilah hubungan pribadi dengan Tuhan dalam doa yang saudara sampaikan kepadaNya. Ini bukan masalah tempat tetapi tujuan berdoa dan hubungan yang saudara jalan. Jalinlah hubungan yang baik dengan Tuhan dalam doa-doamu. God bless.
(FRD17102023)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan Pemerintah Indonesia dalam hal penegaan hukum agar tetap sesuai dengan aturan dan perundangan yang berlaku dan ada keadilan yang di rasakan oleh masyarakat Indonesia;
- Doakan GBIK menjadi Gereja yang di berkati dan menjadi berkat dapat mewartakan kasih Kristus melalui TPW Perintisan yang menjadi tanggung jawab GBIK;
- Doakan Jemaat GBIK dalam bekerja memenuhi kebutuhan keluarganya dapat berhasil dan tetap setia memberikan perpuluhan persembahan dengan baik dan benar untuk pekerjaan-pekerjaan Tuhan.
Pokok Doa Cabang SEKADAU, Kalimantan Barat
- Mengucap Syukur Jemaat semakin setia mengikuti kegiatan gereja dan ambil bagian dalam pelayanan;
- Doakan Perbaikan WC di belakang gereja karena tanah mulai runtuh dan pintu sudah rusak;
- Doakan Pada bulan September dimulai kelas baptisan kepada 5 orang (Sdri Mischa, Sdri. Terza, Sdri. Nia, Sdri.Dhea, Sdr. Kevin).
