“Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. — maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat”
(Wahyu 3:15.16.18)
Pertama-tama marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan yang telah memimpin dan memberkati Gereja Baptis Indonesia Kebayoran sehingga kita bisa merayakan ulang tahunnya yang ke 60. Pada peristiwa yang bersejarah ini penulis mengajak pembaca SRHI untuk merenungkan firman Tuhan dengan judul “Gereja Yang Tidak Diinginkan Oleh Tuhan”.
Dalam Kitab Wahyu pasal 2 dan pasal 3, Tuhan Yesus meminta Rasul Yohanes yang pada waktu itu sedang dipenjarakan di Pulau Patmos karena Injil Yesus Kristus. Melalui penglihatan, Tuhan Yesus menyuruh Rasul Yohanes untuk menulis surat kepada 7 gereja yang ada di Asia kecil yang sekarang kita kenal sebagai daerah Turki. Ketujuh gereja itu ialah Efesus (2:1-7); Smirna (2:8-11); Pergamus (2:12-17); Tiatira (2:18-29); Sardis (3:1-6); Filadelfia (3:7-13) dan Laodikia (3:14-22). Dari ketujuh gereja itu ada 5 gereja yang sangat mengecewakan Tuhan Yesus. Karena mereka mengecewakan, maka mereka terancam akan dihakimi oleh Tuhan Yesus yang adalah Kepala gereja. Efesus berada di ambang penghakiman karena telah meninggalkan kasih yang mula-mula walaupun secara doktrin mereka masih kuat. Pergamus berada di ambang penghakiman sebab mereka bertoleransi terhadap dosa. Walaupun belum mengingkari imannya, tetapi mereka masih toleransi terhadap dosa. Tiatira melakukan kompromi besar-besaran terhadap kejahatan, sampai hal itu dilakukan di dalam gereja. Sardis sudah mati. Sudah tidak ada kehidupan rohani di sana, walaupun masih ada sedikit orang yang benar-benar percaya kepada Tuhan Yesus.
Sekarang mari memerhatikan gereja Laodikia yang menjadi topik dalam renungan ini. Gereja ini benar-benar sepenuhnya belum diselamatkan. Gereja ini merupakan gereja orang-orang yang belum beriman kepada Tuhan Yesus. Gereja Laodikia satu-satunya gereja di mana Tuhan Yesus tidak mendapatkan sesuatu yang menyenangkan Tuhan. Tidak ada hal yang positip dalam gereja Laodikia. Dapat dikatakan bahwa gereja Laodikia adalah gereja palsu. Gereja yang belum dilahirkan kembali, gereja yang belum ditebus. Ini berbeda dengan gereja Sardis. Gereja Sardis sebenarnya sudah mati sebagai sebuah gereja, namun masih ada beberapa orang yang tetap percaya dan setia, beriman kepada Tuhan Yesus. Dan yang sangat tragis ialah bahwa gereja Laodikia adalah gereja yang sombong meskipun belum bertobat. (3:17).
Tuhan Yesus menegur gereja Laodikia : “ Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.” (2:15-16).
Pembaca SRHI yang dikasihi Tuhan, selama Anda menjadi pengikut Kristus, menjadi anggota gereja-Nya, bagaimanakah iman dan ketaatan Anda kepada Kristus? Apakah Anda adalah anggota gereja yang digolongkan oleh Tuhan Yesus sebagai anggota gereja yang suam-suam kuku—panas tidak dingin pun tidak?. Tuhan Yesus menghendaki pengikut-pengikut-Nya adalah orang Kristen yang sungguh-sungguh penuh dedikasi dan setia kepada Kristus. Untuk itu Tuhan Yesus meminta kepada gereja Laodikia dan kepada setiap anggota gereja-Nya seperti berikut: “maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat”. (3:18)
Sebagai bagian terakhir dari renungan ini ialah mengerti maksud Tuhan Yesus berfirman “membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api”. Emas dalam ayat ini adalah kepercayaan kepada Tuhan Yesus yang siap untuk menghadapi segala tantangan dan penderitaan karena Kristus Yesus. Rasul Paulus menulis: “Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu — yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api — sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya. Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu. (! Petrus 1:6-9). Tuhan Yesus juga meminta agar sebagai anggota gereja-Nya kita “berpakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat”. Arti kedua kalimat itu adalah agar kita memelihara hidup kita sedemikian rupa agar kita tetap kudus di hadapan Tuhan.
(JET02092023)
Pokok Doa GBIK:
- Doakan hikmat Tuhan bagi Ketua-ketua Panitia dan Organisasi GBIK dalam melayani Tuhan sesuai panggilan mereka;
- Doakan hikmat Tuhan bagi Pemerintah RI dalam menyiapkan IKN;
- Bersyukur GBIK telah memasuki usia 60 thn , doakan semua anggota jemaat GBIK mendapat hikmat dalam ucapan syukur ini utk hidup mengabdi pada Kristus.
Pokok Doa TPW GERBANG INDAH, Loleba, Halmahera Timur
- mengucap syukur untuk kegiatan gereja yang sudah mulai berjalan seperti KPW, Jam doa, walaupun masih belum semua jemaat datang;
- Bersyukur untuk jemaat yang selalu setia hadir dan aktif dalam pelayanan;
- Doakan Pembangunan gedung pastori yang sedang berlangsung saat ini hingga selesai. Doakan agar segala kebutuhan baik dana, bahan bangunan serta pencarian tukang dapat berjalan dengan baik.
