“Beritakanlah Firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran”
(2 Tim.4:2)
Ir.Soekarno merupakan Presiden pertama Indonesia sekaligus seorang Proklamator kemerdekaan. Ir.Soekarno mengumandangkan proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 yang disambut meriah, gembira dan sukacita oleh segenap masyarakat Indonesia. Mengapa masyarakat begitu gembira akan hal ini? mengapa masyarakat sangat bersukacita akan proklamasi kemerdekaan ini? apakah karena merupakan kabar baik? Atau apakah hal tersebut merupakan sebuah harapan yang sudah menjadi kenyataan?
Ada banyak alasan mengenai kegembiraan masyarakat Indonesia dibalik dikumandangkannya proklamasi kemerdekaan, namun satu hal yang perlu kita garis bawahi adalah bahwa sukacita dan kegembiraan tersebut merupakan bentuk ucapan syukur atas sesuatu yang menjadi cita-cita bersama yaitu kebebasan yang telah tercapai.
Layaknya Bangsa Indonesia yang telah merdeka dari perbudakan, orang percaya pun demikian. Orang percaya telah meraih kemerdekaan oleh Anugerah Tebusan Agung Tuhan Yesus Kristus yang mengorbankan diriNya bagi umat yang dikasihiNya. Hal ini sangat pantas kita syukuri dan rayakan dengan sukacita serta kegembiraan yang luarbiasa.
Namun apakah orang percaya cukup bergembira saja tanpa melakukan apa-apa? saya pikir bergembira tidak membuat Tuhan bergembira jika kita tidak meresponi kemerdekaan tersebut dengan tindakan. Tuhan yang telah memberi cinta tidak pantas kita balas hanya dengan terimakasih saja ‘tresno dibales maturnuwun’ . Seharusnya orang percaya dapat membalas cinta Tuhan dengan aksi atau bukti cinta, salah satunya adalah menyampaikan kabar kegembiraan ini (amanat agung). Orang percaya harus berani memposisikan diri sebagai seorang proklamator iman bukan hanya sebagai masyarakat biasa yang bersukacita. Karena orang percaya memiliki tugas untuk memberitakan Firman baik atau tidak baik waktunya, menyatakan kebenaran (mengkoreksi kesalahan dengan menyatakan kebenaran), memberanikan diri untuk menegor dan menasehati. Dimulai dari lingkup keluarga, masyarakat (masyarakat tempat tinggal, sosial media, masyarakat luas, tempat bekerja, tempat bersekolah dsb), gereja dan dunia.
Lantas apa yang perlu disampaikan? Sampaikanlah bahwa Tuhan Yesus telah menjadi penebus hidup manusia dari dosa dan menjadikan kita layak untuk bersamaNya di Kerajaan Sorga (2 Kor.5:1; Ef.1:7). Sampaikan juga bahwa kemerdekaan yang sudah kita terima tidak boleh kita gunakan dengan semena-mena (Gal.5:13; 2 Kor.5:15) karena banyak sekali orang percaya yang menganggap penebusan adalah ajang pelegalan dosa. Hal penting lain untuk disampaikan adalah mengenai norma atau tata cara hidup orang percaya yang tertulis di Alkitab seperti tubuh ini adalah Bait Allah (1 Kor.3:16), hidup dalam kasih (1 Kor.13:1-13, tidak boleh menjadi hamba manusia (1 Kor.7:23) dan masih banyak hal lain.
Status sebagai proklamator iman harus diyakini dan dipraktikan sehingga orang percaya dapat menyampaikan kabar kegembiraan ini kepada sebanyak mungkin orang. Selain dengan penyampaian secara lisan, proklamator iman juga harus dapat menyampaikan kabar kegembiraan melalui sikap hidup yang mencerminkan Kristus (2 Kor.3:3). Memang cukup berat untuk menjadi seorang proklamator iman, namun inilah tugas semua orang percaya. tugas saya, pendeta dan kita semua. Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil (1Kor.9:16c)
Tuhan Yesus memberkati
(YG09082023)
Pokok Doa GBIK:
- Berdoa bagi Panitia DOA Yang mengadakan ibadah DOA Rabu Dan akan ada 3 orang yang kesaksian dan Akan di Baptiskan pada tgl 13 Agustus berjalan dengan lancar;
- Berdoa bagi anak-anak Jemaat yang Akan memulai perkuliahan maupun yang baru kuliah agar tetap kuat dan setia serta dapat menjaga diri masing-masing;
- Berdoa bagi orangtua yang Akan menyekolahkan anak-anak nya agar dapat mempersiapkan diri dalam menyiapkan biaya.
Pokok Doa Cabang PINTU GERBANG SURGA, Semangus, Suku Anak Dalam
- Doakan KMBI agar dapat kembali aktif;
- Doakan jemaat agar semakin setia dalam mengikut Tuhan dan mengikuti setiap kegiatan ibadah gereja. Doakan pekerjaan dan ekonomi jemaat agar semakin membaik;
- Doakan rencana sepasang anggota gereja yang akan melaksanakan pernikahan di bulan September.
